Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Pelesir Kota Tanpa Rencana

"Gw dibilang gila sama temen gw, ke Bogor cuma buat ngopi Doctor Who doank!"Begitu kata seorang teman saya dua hari yang lalu. Setidaknya kemarin setelah tulisan ini ditulis. Saya cuma bisa tertawa  tetapi dalam hati sangat setuju dengan ide teman saya itu, Ririn. (Katanya) dia naik bus MGI dari Terminal Leuwipanjang ke arah Leuwiliang pukul 12 siang sesuai arahan saya. Awal rencana saya menyuruhnya turun di depan kampus IPB Dramaga karena toh saya pikir lama perjalanan paling tidak 3.5 jam. Saya beres memberi praktikum, shalat kemudian bisa ketemu dan pergi bareng ke kota sambil melakukan "transaksi" disana. 


Angin Darat dan Angin Laut, Bukan Sekedar Perbedaan Temperatur dan Tekanan

Pelajaran mengenai angin darat dan angin laut merupakan materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang paling dasar dan diajarkan pada jenjang Sekolah Dasar (SD). Dijelaskan bahwa angin darat dan angin laut adalah angin yang terjadi akibat perbedaan temperatur dan tekanan saja. Yakni, temperatur rendah ke tinggi serta tekanan tinggi ke rendah. Sayangnya, konsep ini hanyalah seperti serpihan puzzle dari sebuah gambar utuh. Konsep-konsep yang tercecer ini menghilangkan sisi satu kesatuan logikanya.
Seiring bertambahnya usia, meningkatnya pendidikan apalagi bagi yang mengambil jurusan sains dan teknik, saya rasa perlu mengetahui bagaimana konsep sebenarnya dari angin darat dan angin laut. Saya sendiri baru sadar akan konsep ini ketika mengambil kuliah Pemodelan Pencemaran Udara di jenjang S2.

Run, Run for Your Life

Siapa yang menyangka (termasuk gw sendiri) bahwa seorang gw yang suka males-malesan ogah-ogahan olahraga, yang suka tiba-tiba ditarik kaki gw sama bokap tiap weekend di Jakarta dulu karena malas olahraga memutuskan untuk mendaftar lari marathon kelas 5k (saja). Berawal dari post plurk Irfan yang mengajak massa plurk untuk ikutan lomba marathon Halo Fit Run edisi Bandung. Sebenarnya sebelumnya gw udah random pengen ikut marathon, tapi 5 k aja dulu gara-gara liat post foto marathon nya si Ley di Facebook. Gayung bersambut, muncul post plurk ajakan Irfan, langsung ga pake mikir dua kali gw login di web site halo fit run. Ga mikirin dulu ngajak teman siapa biar barengan.

Akhirnya coba ngajak si Ley yang emang udah semacam hobi olahraga, cuma masih galau doi mengingat lagi banyak kerjaan dari Om Ben, tapi akhirnya berujung juga untuk mendaftar 5k (haha). Awalnya pesimis, tau sendiri lah, badan orang yang jarang dipake buat olahraga tiba-tiba mau dibawa lari 5k. Ragu juga, mau latihan tapi…

Antusiasme Film Jerman dan Korea

Di minggu yang berturut-turut, Jerman dan Korea yang mungkin sebagai bentuk persahabatannya dengan Indonesia mengadakan Fetival Film. Festival Film Jerman diadakan untuk kedua kalinya pada tanggal 20 - 27 Juni 2013 di Bioskop Blitz Megaplex berberapa kota di Indonesia. Festival Film Korea diadakan bertepatan dengan momentum 40 tahun hubungan diplomatik antara Korea dan Indonesia. Festival ini dimulai pada tanggal 25 Juni sebagai opening dan 26 - 30 Juni 2013 untuk screening. Sama halnya dengan Festival Film Jerman, Festival Film Korea diadakan di Bioskop Blitz Megaplex. Memang tampaknya bioskop Blitz ini satu-satunya bioskop yang bisa berkecimpung di area indie ya.

Sedikit Cerita dari Sidang

Jadi pada hari ini, akhirnya saya menunaikan sidang akademis yang ke dua kalinya, di umur dua puluh dua. Berhubung ini yang kedua kalinya, mungkin udah ga sedeg-degan seperti hampir tepat dua tahun yang lalu saat pertama kali. Cuma tetap saja ada beberapa faktor yang pastinya menjelang sidang rasanya tidak seperti hari-hari biasanya. Misalnya kenyataan bahwa para eksekutor (baca: penguji) yang nantinya ada di hadapan saya berjumlah 5 orang, bukan 3 orang seperti dahulu kala. Saya juga sadar betul bahwa persiapan saya harus lebih matang dibandingkan pada saat sidang S1. Materi yang lebih rumit, serta lima orang penguji yang pastinya mewakili bidang-bidang keilmuan TL masing-masing yang nantinya akan menanyakan hal-hal terutama di bidang keahlian mereka.

Strategi Syaitan Menggoda Manusia (Pt.1)

Selasa lalu saya menghadiri pengajian dengan topik yang cukup menarik. Memang sudah beberapa pekan terakhir ini, topik tentang syaitan lagi dibahas. Kalau membahas syaitan panjang banget. Maka saya akan batasi di topik strategi syaitan menggoda manusia. Yuk mari kita mengenal syaitan! Eh, bukan berarti tak kenal maka tak sayang. Tapi mengenal supaya kita bisa menghindari segala tipu daya mereka. Ceramah dibawakan Ust. Abu Haidar As-Sundawy yang pada tulisan ini saya tambahkan narasi dari saya sendiri. Insya Allah hasilnya tidak menyimpang :). Berhubung ini dari hasil ceramah, mohon maaf jika saya mensitir hadits tidak lengkap sanadnya (ga keburu nulisnya,, hehe). Tapi akan saya nukilkan beberapa ayat-ayat Al Quran yang berkaitan. Yuk Mari!
Sebetulnya, syaitan sudah menyerah, sudah mati kutu istilahnya memikirkan bagaimana supaya kaum manusia menyembahnya. Tapi ternyata syaitan adalah makhluk yang pantang menyerah. Mereka memiliki 17 strategi bagaimana menggoda manusia. Apa saja strat…

Tulisan di Pinggir Jalan

Tempo hari, saya pergi ke suatu daerah yang belum pernah saya kunjungi. Villa Bogor Indah. Namanya aja sih Bogor, tapi padahal itu Bogor coret alias Kabupaten Bogor alias dekat Cibinong. Sebenarnya nama Jalan yang saya lalui tidak asing, Jalan Raya Bogor. Jelas saja tidak asing, karena dahulu SMP saya berlokasi di jalan tersebut, KM 24. Namun Jalan dekat Villa Bogor Indah ini KM 54. Wah sekitar 30 Km ke Selatan, wajar saja daerah ini asing. Saat pulang, tiba-tiba mata saya tertuju pada sebuah papan jalan disamping kiri. Papan petunjuk jalan ini sangat asing dan baru pertama kali saya lihat di daerah Jabotabek. Tertulis apa? "Bentengi diri anda dengan Dzikir".

Review Makanan Korea Pertama: Tudari

Berhubung oleh kepenasaran saya terhadap makanan Korea, akhirnya saya memutuskan makan di sebuah restoran Korea dekat rumah saya. Tudari. Posisinya ada di Jl. drg. Suria Sumantri, dekat dengan Universitas di Bandung. Sebenarnya ada cukup banyak Restoran Korea di Bandung. Saya ingatnya beberapa di daerah Setiabudi, Myeong Ga dan Tudari ini. Namun karena mendengar review teman saya, Asti dan Kak Yenny yang merekomendasikan Tudari, jadilah saya Jumat kemarin bersama Kak Yenny melakukan Lunner (Lunch Dinner) :D

Pertama kali masuk ke restoran, langsung disambut "Anyeong haseo" oleh para pelayan. Keadaan restoran pada saat saya datang, ada sepasang suami istri Korea sedang makan. Selain itu tidak ada pengunjung lain selain kami. Di meja partisi ruangan, terletak tumpukan Koran dan Majalah bertuliskan Hangeul. Saya juga tidak tahu darimana mengimpornya. Selain itu terletak juga tumpukan kartu nama dimana kita bisa mengontaknya untuk mendapatkan Red Gingseng. Iya betul, red gingseng…

Iri dan Menunggu

Dalam rangka ingin meneruskan blog multiply gw dulu yang berbahasa Indonesia, jadi saya memutuskan untuk mulai menulis lagi. Berhubung blog multiply sudah dinonaktifkan dan diconvert menjadi blog dagang sama ownernya, jadinya gw mengexport semua tulisan dalam format XML kemudian di import ke Blogspot ini. Jadi kalau kalian tertarik membaca tulisan gw yang udah berumur 3-6 tahun yang lalu, bisa scroll ke bawah atau kehalaman belakang. Belum semua gw tampilkan, karena banyak tulisan mengandung rahasia (ahiyyy,,,) jadi ga bisa publish all. Nanti dicoba mempublish tulisan lama yang layak ditunjukkan jikalau ada waktu. Dan maaf juga karena tampilannya masih acak adut. In progress lah :D.