Tampilkan postingan dengan label jerman. Tampilkan semua postingan

Antusiasme Film Jerman dan Korea

Tidak ada komentar
Dreileben: 3 kehidupan
Di minggu yang berturut-turut, Jerman dan Korea yang mungkin sebagai bentuk persahabatannya dengan Indonesia mengadakan Fetival Film. Festival Film Jerman diadakan untuk kedua kalinya pada tanggal 20 - 27 Juni 2013 di Bioskop Blitz Megaplex berberapa kota di Indonesia. Festival Film Korea diadakan bertepatan dengan momentum 40 tahun hubungan diplomatik antara Korea dan Indonesia. Festival ini dimulai pada tanggal 25 Juni sebagai opening dan 26 - 30 Juni 2013 untuk screening. Sama halnya dengan Festival Film Jerman, Festival Film Korea diadakan di Bioskop Blitz Megaplex. Memang tampaknya bioskop Blitz ini satu-satunya bioskop yang bisa berkecimpung di area indie ya.


Welcome to Quarter Final,,Germany!!

20 komentar
Akhirnya gw bisa tersenyum sumringah juga! 
Pertandingan ke-3 di Euro kali ini adalah melawan tim tuan rumah, Austria. Hasil akhir adalah 1-0 untuk Jerman. Ballack menyarangkan gol di gawang Jurgend Macho pada menit ke-49. Gol itu hasil dari free kick yang seharusnya ditendan Frings namun Frings mengoperkannya ke Ballack lalu berbuah gol 

Meskipun Jerman menang, entah kenapa gw masih kecewa dengan permainan Jerman. 2 pertandingan terakhir mereka benar-benar terlihat membosankan dan kualitas permainan yang mereka tunjukkan seperti permainan bola kelas menengah kebawah. Sangat tidak berbanding lurus dengan kualitas para pemain sebenarnya. Di pertandingan kali ini, gw melihat banyak sekali umpan-umpan yang tidak tepat, masih ada koordinasi salah di antara mereka. Peluang-peluang untuk nyetak gol lebih sebenarnya banyak, cuma selalu gagal di finishing. Di pertandingan ke-3 ini, gw memuji lini belakangnya. Banyak sekali penyelamatan2 yang dilakukan guna menjaga Lehmann menjaga gawangnya. Sehr gut!^_^.
Bagaimana dengan Austria? Terlihat sekali di wajah mereka kengototan akan memenangkan pertandingan. Banyak sekali tendangan2 yang mengancam gawang Jerman. Untungnya mereka tidak memiliki striker yang bematerikan cukup bagus, sehingga tendangan2 tersebut tidak membuahkan gol. Seandainya striker Austria memiliki bomber yang ampuh, pastinya Jerman udah kebobolah banyak gol (untungnya mereka tidak punya!). Sementara jerman menunjukkan permainan sekualitas Austria, bukan permainan berkelas. How pity!
But Trivia,,ada yang tahukah tadi kenapa tadi Loew sama pelatih Austria diusir dari lapangan dan akhirnya mereka duduk di podium bersama Angela Merkel dan presiden FIFA??:D

Dengan demikian, Jerman sudah dipastikan akan berhadapan dengan Juara grup B, Portugal. Sebuah pertanyaan besar, bagaimana kira-kira performa Jerman di pertandingan nanti? Kalau melihat Jerman dari 2 pertandingan terakhir, rasanya pesimis Jerman bisa menundukkan Portugal. Tapi untuk sedikit menghibur para fans Jerman, ada sedikit ramalan berdasarkan sejarah pertandingan Jerman.
Jerman terkenal dengan mesin diesel yang lama panas. Artinya, Jerman dan menampilkan performa baik disaat penuh tekanan dan performa itu akan keluar di saat akhir-akhir. Jerman sering kesusahan dan kebobolan jika melawan tim-tim medioker semacam kroasia, sering menampilkan permainan buruk jika melawan tim-tim lemah. Tetapi, Permainan indah akan dihasilkan jika melawan tim-tim kuat. Sejarah membuktikan seperti itu. Tapi entahlah,,pertandingan bola bukanlah sesuatu yang bisa diperhitungkan di atas kertas dan sejarah. But,,mudah-mudahan aja Jerman bisa menang. I hope so

^_^

Jerman VS Kroasia : Suatu bentuk penghiburan diri dari seorang loyal fans-nya

22 komentar
TIDAKKKKK,,,,
Mugkin itu jeritan hati seorang loyal fans jerman seperti gw. Sakit hati? tentu. But c'mon!! Ball is round. Masih ada pertandingan berikutnya. Gw sih yakin jerman lolos. Tapi? haruskah lawan Portugal? They a great team. Gw salut ama strike back mereka. Bahaya bagi Jerman. pas kedudukan 2-0 bwat [damn!] kroasia, gw langsung matiin tipi. Frustasi, tidak tega Jerman smakin dipecundangi. But,,

* tiba-tiba ada yman dari temen gw,,
zia :2-1!!
gw : Haahh???!!! Siapa yang ngegolin?
zia : podolski!
gw : wakks,,,,,memang prince poldi gw [ngaku2nya] memang yahud. udah jago, ganteng pula! Gimana golnya,,sial,,gw ga nonton lagi, terlanjur patah hati
zia : *nyeritain gol. Tendangannya keras banget!
gw : *nyesel ga ngeliat

Well,,di komputer gw banyak sekali mesej ym berdatangan. ada yang nulis turut berduka cita, tapi ada pula yang nulis "mamp*s,,jerman kalah!". pretty damn sh*t i think,,haha.

*gw memutuskan nonton lagi. Tapi,,

saat menit ke 89, bastian schwensteiger giring bola, terus si pemain [br*sek] kroasia ngejepit trus ngedorong2 si bastian. Bastian jatuh, terus dia bangun, langsung ngedorong si kroasia. Emosi. Bastian pun kena kartu merah.*hiksss,,

Entah kenapa gw merinduka formasi pas PD Jerman kemarin. Gw pengen banget ngeliat frings dan bastian jadi winger, menyokong klose dan poldi yang striker. Main pula schneider dan kahn[!!]. Dan ingin Herr Klinsmann jadi coach.

Oke net,,masih ada laga lawan austria. gampanglah itu! :D . Sekarang gw agak merubah visi gw. sedikit menunda dendam gw ama itali. Gw percaya prinsip teman gw. Negara yang terseok2 pada babak penyisihan, akan bermain gwmilang di babak2 selanjutnya. Well,,wahai para pendukung itali,,kita hentikan sejenak gontok2anya. Sekarang jerman dan itali senasib. Mari dukung final JERMAN VS ITALI. Baru gw akan mengeluarkan dendam yang tertunda.hahaha,,:D

Sindrom pra kekalahan Jerman :
Hati kalut, kecewa, sedih, sensitif, DENDAM KEPADA KROASIA!! Siapapun, kalahkanlah kroasia.

Kalau ada lagu "I left my heart in san fransisco", klo versi gw, "I left my heart in Germany". Hahaha,,

*Ditulis sesaat setelah 'kemenangan tertunda' Jerman

Kualifikasi grup B Euro 2008 : Jerman Vs Polandia

5 komentar
Berhubung sekarang sedang musim Euro dan gw seorag penggemar berat Jerman, maka gw berniat sedikit menulis mengenai semua pertandingan Jerman di Euro 2008. Sudut pandang yang gw gunakan dari jerman sendiri. Soalnya gw kurang merhatiin Polandianya sih :P

Jerman Vs Polandia

Formasi (Jerman)
Jerman memakai pelatih berbeda pada Euro kali ini, yakni Joachim Loew yang mana merupakan asisten pelatih Jurgend Klinsmann pada Piala Dunia 2006. Karena itu, formasi dan skuad yang dibawa tidak jauh berbeda. Walaupun terlihat beberapa pemain baru pada laga perdana ini seperti gelandang Mario Gomez yang menggantikan posisi Bernd Scheider yang harus absen pada ajang kali ini karena cedera. Formasi yang dibawa tetap 4-4-2, yaitu formasi yang bersifat ofensiv. lini depan tidak berubah, yakni Klose dan Podolski walaupun di babak kedua Klose digantikan. Pada lini tengah tetap ada Ballack sebagai kapten dan Frings. Schwensteineger tetap ada yang mana baru dimasukkan pada babak kedua. Gelandang satu lagi adalah pemain baru yaitu Mario Gomez. Pada lini belakang, Phillip Lambs dan Christoph Metzelder tetap dipakai bersama 2 pemain Back lainnya. Sedangkan kiper, Loew memasukkan Lehmann yang mana berstatus kiper cadangan utama sewaktu Piala Dunia kemarin.

Jalannya permainan
Jerman bermain ofensif sejak babak pertama. Namun Jerman cenderung keliatan kurang cepat panas. Hal ini terlihat dari sedikit terancamnya gawang Lehmann oleh pasukan Jacek Kryczawek. Namun tendangan Jacek melewati mistar gawang. Setelah kejadian ini, skuad Der Panzer mulai kelihatan bersemangat. Podolski berhasil memasukkan gol ke gawang Polandia melalui umpan Frings dari sayap kanan pada menit ke-19. Kedudukan menjadi 1-0 untuk Jerman. Hal ini membuat semangan para pemain Jerman semakin menggebu-gebu. Klose juga bermain cukup agresif. Namun sayang, beberapa peluang yang diciptakan para gelandang seperti Frings dan Schwensteiger kurang bisa membuahkan gol. Dilihat dari tendensi pada laga kali ini, tepat sekali jika dikatakan Jerman memiliki lini depan yang subur. Tapi lantas pasukan Polandia tidak berdiam begitu saja. Ada beberapa perlawanan-perlawanan  yang cukup signifikan. Hal ini terlihat dari hasil statistik bahwa tembakan ke gawang yang dilakukan Polandia lebih banyak daripada ketimbang Jerman. Tembakan-tembakan Polandia ke gawang Jerman banyak didapatkan dari corner kick.

Pada babak kedua pertandingan tetap berjalan seru. Podolski melanjutkan kiprahnya kembali dengan menjebol gawang Polandia pada menit ke-74 melalui beberapa umpan. Ia memasukkan bola dengan kaki kiri lagi. Dapat dilihat kalau Podolski memiliki kaki kiri yang lebih terarah daripada kaki kanannya. Para pendukung Jerman pun kembali kepada keeuforian. Kedudukan menjadi 2-0 untuk Jerman. Namun, tidak terlihat euforia berlebihan di wajah Podolski karena ia memiliki darah asli Polandia. Polandia tidak diam saja. Para pemainnya tetap berambisi menjebol gawang Jerman. Sebuah corner kick sempat sangat mengancam gawang Jerman. Bola sempat ditepis oleh Lehman, kemudian bola tersebut terlepas dari tangannya, seorang pemain Polandia sudah bersiap-siap menendangnya, tetapi Lehmann lebih cepat menangkap bola tersebut ketimbang si pemain Polandia. Alhasil Polandia pun gagal menjebol gawang jerman.

Loew mengganti Klose pada injury time dengan kuranyi. Mungkin ia menilai Klose sudah kelelahan. Injury time adalah waktu yang krusial dimana gawang dapat terancam apabila pertahanan tidak kuat. Karena itu strategi Loew pada injury time ini adalah memperkuat pertahanan. Kedudukan setelah wasit meniupkan peluit adalah 2-0. Sebuah starter awal yang baik untuk Jerman. :D