4 Tips Makan di Restoran All You Can Eat bersama Anak Anti Rugi

18 komentar
“Mungkin saya harus memberi tahu ke keluarga ini soal tips makan All You Can Eat bersama anak agar tidak rugi bayarnya.” Ujar saya dalam hati saat melihat seorang anak menghabiskan banyak sup di buffet sebuah restoran All You Can Eat.
restoran all you can eat



Restoran All You Can Eat (AYCE) adalah tempat makan favorit bagi beberapa keluarga mengingat harga yang dibayarkan seragam, tanpa memandang banyak makanan yang akan dikonsumsi. Perbedaan harga biasanya hanya ada di paket yang ditawarkan. Selain itu, harga seragam ini membuat pengeluaran untuk makan bisa diestimasi tanpa harus mengalami pembengkakan tiba-tiba.

Saat masih menginjak bangku kuliah belasan tahun silam, saya merasa makan di restoran All You Can Eat mahal. Maklum, dulu hanya segelintir restoran All You Can Eat, salah satunya Hanamasa. Makan di restoran All You Can Eat pun terasa mewah.

Namun tidak dengan sekarang. Sudah banyak sekali varian restoran AYCE. Mulai dari makanan gaya Jepang hingga Brazil. Mulai dari harga seratus ribu hingga setengah juta per-orang. Menikmati santapan di restoran AYCE semakin bisa dinikmati berbagai kalangan. Tinggal menyesuaikan dengan anggaran dan selera.

Oh iya, restoran-restoran di hotel juga banyak yang berkonsep AYCE ya, biasanya tipe restoran buffet.

Kami sendiri tergolong lumayan sering menyambangi restoran All You Can Eat. Bukan sering sih, lebih tepatnya adalah restoran AYCE sering menjadi pilihan kami saat memutuskan makan di luar rumah. Kebiasaan ini muncul semenjak suami menjalani diet Keto yang makannya berfokus kepada asupan protein. Mayoritas restoran AYCE pun menawarkan menu utama daging. Mulai dari Pochajjang khas Korea, Shaburi Kintan khas Jepang, hingga Fogo khas Brazil.

Jadi yah, kebayang kan hubungannya kenapa suami saya lebih cenderung makan di restoran AYCE? Hehe.

Lantas, bagaimana strategi tips makan All You Can Eat anti rugi saat pergi bersama anak?

1. Ketahui ketentuan kapan anak harus bayar

restoran all you can eat

Bagi kami, keputusan membawa anak-anak ke restoran All You Can Eat harus melalui pertimbangan matang-matang, apalagi saat anak sulung kami memasuki usia masuk bayaran paket AYCE.

Peraturan kapan anak sudah dihitung bayarannya berbeda-beda tiap restoran All You Can Eat. Ada yang minimal tinggi 100 cm dan ada yang dihitung dari usia 5 tahun baru kena biaya. Biasanya anak-anak yang sudah ikut dihitung hanya terkena setengah harga. Yang seragam, semua restoran All You Can Eat (yang sudah kami kunjungi) menerapkan bebas biaya bagi anak usia di bawah 2 tahun.

Jadi, biasanya kami akan mencari tahu baik dari profil IG atau telepon langsung terkait ketentuan bayaran anak. Demi strategi tidak rugi!

Beberapa keluarga juga memiliki strategi menitipkan anak-anak (yang sudah terkena biaya makan) di rumah. Kalaupun bawa anak, hanya anak yang belum dikenai bayaran, biasanya bayi yang cenderung susah ditipkan. Namun, strategi ini tidak bisa berlaku ke semua orang, karena beberapa keluarga tidak memiliki pilihan meninggalkan anak-anak di rumah karena tidak ada yang bisa dititipi.

Lantas bagaimana strategi jika harus ikut serta membawa anak yang sudah dikenai harga paket AYCE?

2. Anak-anak makan di rumah terlebih dahulu

Beberapa restoran bisa memberlakukan dua jenis harga: harga buffet (All You Can Eat) dan harga a la carte. Biasanya yang menggunakan peraturan ini adalah restoran yang berada di hotel.

Beberapa kali saat kami dan keluarga besar makan di restoran buffet hotel yang menerapkan peraturan serupa, anak-anak biasanya makan di rumah terlebih dahulu, sampai disana hanya orang dewasa yang “beli” harga buffet, sementara anak-anak dipesani makanan kecil sendiri.

Lumayan kan, anak tetap bisa kenyang dengan makanan yang sudah disantap di rumah tapi tetap ikut keceriaan bersama orang tuanya makan di restoran.

3. Don’t sweat over buffet

restoran all you can eat

Mayoritas restoran All You Can Eat menyediakan sajian utama daging sembari tetap menyediakan buffet. Ada restoran yang hanya makanan buffetnya minimalis (baca: sangat sedikitdan seadanya), ada juga yang menyediakan makanan buffet lengkap nan mewah.

Biasanya makanan di buffet meliputi makanan pokok seperti nasi dan mi, makanan pelengkap seperti sayur, lauk ringan lainnya seperti katsu ayam, hingga hidangan penutup seperti puding dan kue.

“Ini yang gw tunggu kalau ke Kintan Buffet, Soft puddingnya! Gw bisa makan sampai 6 potong.”

Dalam hati saya, “HAAAH, you pay much just for eating cheap sugary?”
(nyinyir, jangan dicontoh).

Rules number one after arriving at AYCE Restaurant: Don’t sweat over buffet.
Ini juga berlaku buat orang dewasa ya 😛.

Bukan berarti jangan ambil makanan buffet sama sekali, tapi pola pikirnya dirubah menjadi jangan menjadikan makanan di buffet sebagai fokus utama. Ambil makanan buffet sekedarnya hanya untuk memenuhi hasrat penasaran. Jadi ambil saja sedikit. Ini berlaku untuk restoran AYCE dengan Buffet yang mewah seperti D’izgara (yang sayangnya sudah tutup).

Jadi intinya, ambil sekenanya tanpa membuat ruang perut terisi berarti.

Loh, kalau anaknya memang tidak selera makan daging bagaimana?

4. Ikuti ritme makan orang dewasa

Saat makan, fokuslah dengan apa yang disajikan sebagai makanan utama yang kamu bayar paling mahal. Apa yang paling mahal di restoran AYCE? Daging. Beberapa restoran AYCE seperti Fogo juga menyediakan menu buffet daging, lebih tepatnya Iga sapi.

Saat makan, anak mengikuti ritme orang tuanya. Jika orangtua fokus makan daging, maka anak diajak untuk ikutan makan daging. Kalau bisa, jangan diajak dulu anak berkeliling ke meja buffet 😜. Orang tuanya bisa menawarkan mengambilkan nasi dan sayur. Yang jelas pastikan jangan nasi setipruk ya

Jadi ortunya makan daging, anaknya juga ikut makan daging. Nasi atau mi yang diambil juga hanya makanan pelengkap, bukan nasi setipruk tapi dagingnya seuprit.

Kebetulan Hasan adalah tipe penyuka daging, jadi tiap kami di restoran AYCE, ia menghabiskan ruang perutnya untuk mengisinya dengan daging. Husna juga begitu, meski ia masih bayi, tapi hobi sekali ngegadoin daging. Lumayan kan, ia tidak dikenai bayaran tapi bisa makan banyak daging haha.  Di umurnya yang 1,5 tahun, ia sudah bisa mengunyah daging steak yang saya potong kecil-kecil agar lebih mudah dicerna.

“Tapi aku tipe makan lengkap, nasi protein hewani memang bukan fokus utama.”

Ya kalau memang begitu, berarti kamu bukan pasar restoran AYCE. You simply not choosing eating in AYCE for the first place.

Begitu juga, jangan menghidangkan makanan penutup kepada anak sejak dari awal. Tidak khusus untuk restoran AYCE, semua juga tahu ya, jam makan besar bukan dimulai dari makanan penutup yang manis-manis. Anak baru diperbolehkan mengambil hidangan penutup di buffet jika sesi makan orangtua sudah selesai. Atau setidaknya saat porsi hidangan utama anak sudah mencukupi kebutuhannya.


Jika dahulu restoran All You Can Eat  kerap identik dengan restoran mahal, kini tidak lagi. Bahkan karena harganya makin terjangkau, makan di restoran AYCE bisa menjadi alternatiif makan dengan harga lebih "murah", apalagi bagi yang terbiasa makan dengan porsi besar.

Begitu pula dengan membawa anak ikut makan di restoran AYCE, tidak akan terasa rugi lho!

18 komentar

  1. Yang jelas jangan ayce shabu yang kuah-kuah ga si kak? Bakalan keburu kembung sama kuah soalnya 🤣

    BalasHapus
  2. Kemarin mau mencoba di AYCE tapi anak tak bisa dikondisikan. Jadinya gagal. Membaca ini jadi ingin mencoba mengajaknya lagi, mumpung dia juga doyan daging.

    BalasHapus
  3. Setuju sih. Akupun kalo mau nyobain trmpat makan baru, ku cari tahu bener-bener infonya. Dari menu harga sampai fasilitas. Jadi udah siap dan paham medan perang gitu kalau ngajak anak. Dan sama juga mb, kalo menunya ku rasa kurang cocok untuk anak, sudah ku beri makan dulu di rumah :D

    BalasHapus
  4. Memang harus riset dan persiapan yg lebih daripada makan di resto biasa sih kalau ke resto AYCE ya. Tapi menyenangkan sih kalau ke sini bareng keluarga yan

    BalasHapus
  5. AYCE kini hitungannya malah lebih hemat bagi saya. Karena dua anak sudah SMA dan SMP, jadi makan dah porsi 4 dewasa. Yang keitung sedikit makan malah saya waktu makan di tempatnya. Karena memang tipe makan dikit tapi sering lambungnya, jadi enggak kuat kalau langsung banyak.
    Tapi memang kalau anak masih kecil mesti perhatikan tips ini, biar all you can eat-nya enggak rugi :)

    BalasHapus
  6. Aku pernah masuk restoran AYCE sekeluarga dan kata suamiku, cukup sekali ini aja kita kesini, xixixi.

    BalasHapus
  7. Hi3 seru baca strateginya Mbak. Ini juga yang sebenarnya sering buat suami males ajak anak makan AYCE. Salah satu anak kami kebetulan makannya belum terlalu banyak, dan agak picky. Jadi yang diambil ya biasanya roti-rotian dan dessertnya saja.. Jadi rasanya kadang sayang, apalagi dia sudah masuk kategori bayar full hehehe

    BalasHapus
  8. Seru ya makan AYCE soalnya berasa banyak banget pilihan makanannya. Bener juga sih emang kalau mau makan AYCE sebenarnya ada tipsnya juga

    BalasHapus
  9. Nah buat aku yang punya 3 anak sedang dalam masa pertumbuhan dan porsi makannya banyak, restoran AYCE benar-benar membantu lho, mereka bisa makan dengan porsi seperti di rumah dengan biaya yang lumayan murah, tapi ya itu makanan di buffet memang mengiurkan hahaha

    BalasHapus
  10. Ternyata makan all you can eat ada strateginya ya. Udah lama banget nih gak ke tempat AYCE. Dulu sering apalagi pas SMA dan kuliah, apalagi pas ada promo. Wkkwkw.

    BalasHapus
  11. Wah iya ya, makan all you can eat juga perlu ada strateginya
    Bisa aku ikutin nih, kalau kapan kapan ajak anak anak makan all you can eat

    BalasHapus
  12. Wah, saya berarti bukan target pasar AYCE karena gampang kenyang. 😅 Tapi suami saya suka karena porsi makannya besar.

    BalasHapus
  13. Ini yang aku belum bisa. Haha. Sebagai orang yang lambungnya cepet penuh, bagiku ke all you can eat itu udah sebuah keputusan yang bikin jebol kantong. Wkwkwk. Jadi sampai skrg belum pernah ke ayce kecuali ditraktir #OgahRugi

    BalasHapus
  14. Aku termasuk jarang makan di tempat All you can eat, karena tipe yang agak gampang kenyang tp buat kumpul bareng emang tempat all you can eat bisa jadi alternatif

    BalasHapus
  15. Hahha, nyinyir is my may yaah..
    Bener, kini AYCE gak mahal.
    Tapi kini juga diberlakukan waktu makan. Huhuu...bagi yang makan menu bakar-bakaran, tentu ini sangat "pas-pasan" sekali.
    Apalagi milihnya pake berantem dulu..((hahaha, ribet))

    Jadi memang kudu dipertimbangkan lagi masalah waktu ini yaa..

    BalasHapus
  16. Saya sering banget ke AYCE Karena saya dan suami hobi makan dan anak anak juga suka makanannya. udah gitu dua anak saya masih nggak bayar...

    makasih atas tips-tipsnya. nice to share

    BalasHapus
  17. Well noted 😆😆😆
    Siap aku terapkan klo makan Ayce Ama bocah nih

    Makasiii mba.

    BalasHapus
  18. Betul banget deh, dulu kan resto AYCE belum menjamur spt sekarang yaa.. taunya cuma hanamas4, dan rasanya mihil banget. Skrg uda banyak dimana2 dg harga terjangkau, pokonyaa klo mau ke ayce, kosongin perut dari 2 jam sebelumnya 😂 biar maksimal makannya.. hati2 kena charge juga utk makanan yg sisa

    BalasHapus