Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Asyiknya Mengkoleksi (dan Membaca) Buku

Kalau ditanya barang apa saja yang saya koleks dirumah, jawabannya akan berubah-ubah. Yang konsisten dari dulu hingga sekarang dikoleksi ya cuma satu.
Buku.
Saya pernah senang mengkoleksi diecast mobil-mobil klasik semenjak baru nikah. Namun setelah memiliki anak langsung kandas karena alokasi dananya sudah terpakai di pos yang lain. Bebeda dengan urusan buku. Zaman SD, koleksi Buku. Zaman SMP, koleksi buku. Zaman SMA, koleki buku, zaman jarang baca buku akibat sosmed, tetap koleksi buku. Zaman punya anak, tetap koleksi buku meski nambah koleksi anak.
Zaman TK dan SD saya koleksi komik Doraemon dan majalah Bobo. Pada waktu itu kami langganan mingguan Bobo. Pernah juga langgana koran anak-anak Fantasi. Saya ingat, sewaktu pindahan ke Medan, Bobo tidak dibuang, malah dikumpulkan di kardus dan ikut dibawa ke Medan haha. Saya juga kerap kali membuka ulang dan membaca cerpennya di kala sedang tidak ada bacaan lain. Sewaktu SD saya sudah mulai pelan-pelan membeli novel meski masih jarang k…

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …

5 Link Blog Favorit

Meskipun saya lumayan sering menulis blog, tetapi anehnya saya kurang suka melakukan blogwalking. Masuk ke blog biasanya ya hanya kalau artikelnya sedang relevan atau lagi dicari saja. Saya lebih suka membaca artikel berita atau buku. Tapi berhubung karena tema hari ini blogger favorit, baiklah saya akan mempersempit ruang spesifikasi dari kata "favorit", yaitu blog yang menarik dan langganan acuan saya jika mencari artikel.

5 barang yang Ada di Tas

Saya dari dulu orangnya simpel, tidak suka merepotkan diri sendiri dengan bawa barang banyak di tas. Pokoknya seminimalis mungkin. Suami saya juga sama saja. Kalau menurut saya bawaan saya sudah sesederhana mungkin, suami lebih simpel dari saya haha. Meski sudah punya anak prinsip bawaan simpel saya tidak berubah, apalagi dengan keadaan anak yang sudah berumur 3 tahun sekarang. Tas yang saya bawa sekarang dengan sebelum ada Hasan tidak jauh beda. Paling hanya di material tas saja karena saya cenderung mencari tas yang ringan.

5 Restoran Halal di Chiang Mai

Alhamdulillah, pada bulan Oktober kemarin kami mendapatkan rezeki tinggal sebulan di Chiang Mai. Berkali-kali saya menulis postingan mengenai Chiang Mai, tak henti-heti pula saya masih baper kepada kota yang memiliki keramahan dan kesantaian ala Yogyakarta dan memiliki pelataran alam seperti Bandung. Chiang Mai pun belum banyak populer di kalangan orang Indonesia yang hendak berwisata ke Thailand. Sebagai kota terbesar ke-dua di Thailand dan memakan waktu 1 jam lebih menggunakan perjalanan udara, apakah susah mencari makanan halal di Chiang Mai? But First, please Install "Smart Halal" App on your smartphone.

5 Hal Tentang Saya

Saya selalu malas menulis macam-macam seperti ini. Berasa narsis gitu, dalam bentuk tulisan 😂. Tapi terkadang nulis seperti ini ada baiknya. Untuk lebih mengenal diri sendiri. Agar bisa lebih bersyukur.

Media Sosial, Pembunuh Utama Minat Membaca Buku

Media sosial (medsos) memang menarik. Jaman sekarang, apa saja bisa didapatkan dari medsos apabila kita tahu menggunakannya dengan bijak. Banyak yang bisa berkarya dan mencari nafkah darinya. Suatu wahana aktualisasi diri sekaligus ajang memperluas relasi. Facebook, Twitter, Instagram. Pengemasan media yang menarik, info-info aktual, diskusi menantang, tak jarang membuat kita untuk terus terpaku tetap menggeser, menggeser dan terus menggeser layar gawai ke bawah. Kehadiran gawai pintar turut mempermudah kita untuk mengakses medsos. Social media for everyone.

Kenapa Bergabung Bersama Blogger Perempuan

Sejujurnya, saya tidak tahu menahu perihal komunitas Blogger Perempuan Network (BPN). Saya yang sedang tidak terlalu aktif untuk menulis blog ditambah ke-apatisan diri membuat saya tidak bergabung ke dalam komunitas blogger manapun. Sampai saat BPN mengadakan tantangan untuk menulis selama 30 hari dengan tema yang telah ditentukan. Saya yang aktif menggunakan instagram melihat beberapa teman-teman saya yang kebetulan rajin blogging membuat posting ulang soal tantangan 30 hari dari BPN ini.

Jika membaca beberapa tulisan sebelumnya, jelas saya memang tidak ada motivasi menulis blog secara serius. It is all about fun! Karakterisitik saya yang introvert membuat saya benar-benar menjauhi dengan apa yang namanya "jual diri". Bahkan kerap kali saya merasa tidak ingin tulisan blog saya dibaca, apalagi tulisan-tulisan yang berbau sentimentil. Sampai akhirnya saya berada di titik dimana terjadi banyak penolakan.
Baby gear dan child safety belakangan ini menjadi perhatian saya. Baby ge…

Konsep ANAK pada Keselamatan Balita di Rumah

Setidaknya, setengah dari hidup si kecil dihabiskan di rumah. Tetapi, apakah anda yakin bawa rumah anda merupakan tempat yang nyaman, selamat dan aman bagi balita anda?


Menurut Jean Piaget, seorang psikolog dari Swiss yang memfokuskan diri pada perkembangan anak, perkembangan kognitif pada anak dibagi menjadi 4 fase tumbuh kembang. Fase ini dibagi berdasarkan bagaimana anak-anak belajar, memahami dan menyesuaikan diri terhadap informasi baru. Anak-anak tidak kurang pintar-nya dibandingkan dengan orang dewasa, perbedaannya hanya pada cara berfikir dan proses informasi yang berbeda.

Pada usia balita, perkembangan sensor motor dan pra-operasional mengalami kemajuan  yang pesat. Fase sensor motor yaitu mengalami lingkungannya melalui indera perasa dan tindakan seperti melihat, merasa, meraba, menggunakan mulut, dan menggenggam. Fase pra-operasional berupa menyatakan kalimat dan gambar dengan lebih menggunakan intuisi ketimbang pikiran logis. Tahap-tahap ini membuat anak-anak menjadi sena…

Kenapa Menggunakan Nama Blog ini?

Maaf, tapi saya baru saja mengganti nama blog ini 😆. Jadi, nama blog saya sebelum berganti menjadi zenethobarony adalah matzenn. Kenapa matzenn?

3 Tema Blog yang Disukai

Seiringnya dengan pertambahan usia, tema blog favorit saya juga berubah. Tapi dari dulu yang tidak berubah adalah blog mengenai ulasan produk. Baik blog luar yang saya baca ataupun blog yang saya tulis sendiri. Bedanya dulu dengan sekarang adalah ulasan apa dulu. Dulu saya hobi membaca dan mengulas tentang film, musik, dan buku. Kalau sekarang saya lebih suka membaca ulasan produk yang berkaitan dengan bayi-bayi. Life changes, mate!😁

Alasan Kenapa Saya Memiliki Blog

Mungkin tidak seperti blogger lainnya, alasan saya memiliki blog tidak keren sama sekali. Ah, saya pun sebenarnya sungkan mentahbiskan diri sebagai seorang blogger. Ditambah dengan keadaan sekarang, rasanya saya tidak seproduktif dulu untuk menulis blog.

Dramatisasi Kisah Boneka Bebek

Sejak kecil, menjadi materialistis dan perhitungan tidak pernah menggelayuti diri saya. Kecuali (mungkin) perhitungan bakhil ke diri sendiri.