Langsung ke konten utama

Inilah akhirnya,,,

Akhirnyaaa,,,,,bisa berarti banyak. Akhir dari reviewan Euro 2008 gw dan hari terakhir untuk bendera setengah tiang gw akibat Jerman kalah. Hahaha,,

Karena tuntutan pekerjaan (halah!),,maksudnya request dari bung kiki dan bung wahyu, jadi gw kerjakanlah ni review.haha,,,

Seperti biasa,,gw mau mengirim beberapa mesej dulu ke beberapa orang :
@Kiki dan Wahyu :
Ini reviewannya,,,udah gw tulis walopun menulisnya dengan air mata darah karena jerman kalah (hahaha,,lebay abis!)
@Amare :
selamat,,,ternyata anda mendapatkan kesempatan 20% itu, sehingga gw tulisin ulasan lo mar!
@Ade :
Sialan lo de!!!! Gw ogah nraktir lo Hanamasa. *kabur. Liat aja entar,,ada saatnya gw akan menindas lo! hahaha,,,
@Mas Adi :
Jerman ga juara karena kurang luck mas,,kurang hoki (kekeuh,,). Memang Spanyol lagi oke di Euro kali ini,,but im sure,,,it wont last. Paling PD entar cemen lagi
@Semua Fans Jerman :
Ucapan turut berbelasungkawa karena Jerman kita tidak bisa memenangkan trofi euro. Next time better. Yang jelas,,,
"IN GERMANY WE TRUST"

Sebelumnya mari kita dengar pernyataan bung amare :
"Perkembangan persepakbolaan sekarang sama seperti perkembangan perpolitikan Indonesia. Dimana kadang-kadang orang yang sudah tua dan jauh berpengalaman kalah dengan orang muda yang pengalamannya relatif belum banyak. Hal ini juga berlaku dalam Euro kali ini. Jadi, Spanyol yang dengan pemain lebih gurem (muda) lah yang akan menjuarain turnamen ini."
Begitulah,,,dan ternyata prediksi bung amare tidak salah.

Karena sudah lewat sehari,,gw ulas singkat saja.
Cemerlangkah permainan Jerman kemarin? Cemerlang. Itu menurut gw. Setidaknya lebih cemerlang daripada ketika mereka menghadapi Turki, Austria dan Kroasia. Jerman bermain dengan formasi 4-3-2-1, persis seperti yang gw duga, untuk lebih detilnya coba liat postingan sebelum ini. Sementara Spanyol bermain dengan formasi 4-1-4-1, menempatkan single striker yaitu Fernando Torres.

Babak Pertama
Jerman langsung mengawali dengan permainan menyerang. Spanyol sedikit kelabakan. Terlihat permainan berlangsung di lini Spanyol. Namun ini hanya bertahan sekitar 10 menit. Sehabis itu mulai terlihat agak mengendor dan Spanyol mulai beraksi dan berakibat gol yang diciptakan oleh Fernando Torres pada menit ke-33. Apa penyebabnya. back Jerman kecolongan, sayap kiri belakangnya lemah. Selain itu menurut saya Lehman melakukan blunder dengan terlalu maju dari kotak penalti dan penempatan tubuhnya salah yang berakibat bola yang ditendang Torres tidak tertangkap. Sebenarnya dengan posisi 1-0 untuk Spanyol, bukan berarti Jerman putus semangat. Malah gw liat semakin beringas. Paling tidak Jerman masih unggul dalam penyerangan di babak pertama.

Babak Kedua
Di awal-awal Jerman masih lumayan unggul. Tapi, kemudian  banyak pemain Jerman yang melakukan kesalahan-kesalahan. Selain itu ada beberapa yang performanya menurun. Klose dan Lahm pun dibangku cadangkan. tidak hanya mereka. Beberapa pemain gelandang juga ditukar posisinya. Gw lupa tepatnya siapa yang diganti. Sayang sekali, pemain pengganti itu hanya seperti "merusak" permainan Jerman aja. dengan buruknya beberapa pemain gelandang, hal ini menyebabkan permainan tengah Jerman menjadi "hancur". Tidak ada jembatan penhubung yang mentransfer bola dari area belakang ke area lawan. Apa buktinya?? sekitar 30 menit menjelang pertandingan berakhir,, Jerman begitu ngotot menceploskan gol. Banyak sekali umpan Schweini yang dilancarkan terutama dari sayap kanan. Namun,,finishingnya lagi-lagi teramat buruk. Terlihat kekesalan di wajah Schweini karena assistnya tidak membuahkan gol. Gw mencatat sekitar 8 menit Jerman bermain brutal menyerangnya. Dalam artian sekitar 8 menit itu bermain di area lawan, penuh dengan corner kick dan tendangan maupun assist demi pencetakan gol. TAPI,,,, ketika bola kembali ke area belakang, para pemain belakang Jerman tidak bisa menstransfer bola tersebut ke area lawan karena cacatnya lini tengah. Wajar,,,pas kondisi saat ini  Jerman tidak bisa mencetak gol. Selain itu,,lebih fatalnya lagi di akhir2 babak kedua ini adalah back Jerman terlalu overlapping. Gw mencatat terlalu banyak dimana ketika Spanyol melakukan serangan balik melalui Torres, Area Jerman terlihat begitu kosong akibat para back yang lambat kembali ke posnya setelah ikutan menyerang. HOW PITY.

Selain itu,,gw melihat ketidak sportifan dalam pertandingan ini. SILVA MENJEDUT KEPALANYA KE POLDI!!! Harusnya Kartu merah tu orang. Sialll!!! Tapi ya sudahlah,,,biarkanlah mereka merebut juara eropa keduanya.*ga rela. Mereka boleh menyabetnya dengan sempurna dalam artian pertandingan-pertandingan mereka selalu mulus dan mereka bermain bagus alis tanpa cacat. But I'm sure,,,it wont be last. Ini cuma akan terjadi di euro ini aja. Mari kita buktikan di PD 2010, mereka pasti akan melempem.

Okay Germany,,,Forget this Euro,,Dont look back the past,, See further for Euro 2012, World Cup 2014 and so on. Get the Trophy! Mengapa gw ga bilang PD 2010?? Karena gw yakin, jika perhelatan ini diadakan di luar eropa, maka tim amerika lah yang akan menjauarai seperti argentina dan Brazil. Para petaruh bisa berpegang ke 2 negeri ini. Ternyata, bola engga bundar-bundar amat. Mungkin gw akan membahas mengenai ketidak bundaran bola itu dengan fakta-fakta yang baru sedikit orang ketahui. Tapi tentu saja gw ga janji.

eniwei,,
IN GERMANY WE TRUST!!!!
*kekeuh

Komentar

  1. hehe. dendam membara net?
    udah gue bilang spanyoooolll..

    BalasHapus
  2. Dendam membara???? Tentu saja!!
    Spanyol cuma bertahan sebentar,,,liat aja entar wit.
    :P

    BalasHapus
  3. huahhahaa. yang penting piala udah di tangan net. hihi.

    BalasHapus
  4. kasihlah,,,kasian spanyol baru dapet 2 piala euro dan belum dapat sama sekali piara PD.HUAHAHAHA,,,:P

    BalasHapus
  5. in raul I trust spain in PD 2010 !!!

    mengenai kasus silva, sodara berlebihan!!!
    itu merupakan hal biasa di italia..
    belum cukup untuk ngeubah warna kartunya jadi merah

    BalasHapus
  6. huahahaha,,,,
    klo itali mah lain cerita,,klo cuma jedutin gitu doank mah masih biasa :p

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …

Pusat Perbelanjaan Purwokerto

Bukan orang asli maupun yang punya di keluarga, entah mengapa saya menulis rentetan blog seri Purwokerto ini bagaikan menulis Purwokerto 101 😉. Bagian yang pertama adalah dimana saja sih pusat perbelanjaan? You're living, you need place(s) to shop to fulfil your daily life. Standar, pusat perbelanjaan ada supermarket dan pasar tradisional.

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.