Langsung ke konten utama

Mengerikan!

Hari ini seperti biasa gw latihan ke ruang alat,, tapi entah mengapa,,hari ini ruang alat sungguh mengerikan, gw melihat banyak sekali buku-buku text book berceceran layaknya medan perang. Untuk tebalnya jangan dipertanyakan,,sebagai contohnya,,gw melihat buku ini,,sangat eye catching akibat ketebalannya .

Jujur,,buku ini bagi gw sangat mengerikan. Sepertinya sih ini punya anak elektro. Judulnya Microelectronic Circuit,,karangan Sedra/Smith,,5th edition. setelah gw buka-buka sih tebalnya sekitar 1300-1400 halaman. AMPUN!!

Komentar

  1. itu bukan buku. itu dingklik tauk :D

    BalasHapus
  2. saiah memandangnya bukan sebagai buku. tapi :
    1. alas buat tidur
    2. buat ngelemparin klo ada orang yang menyebalkan

    huahaha,,

    BalasHapus
  3. pertanyaannya apakah benda itu dapat dilempar??...

    BalasHapus
  4. ah iya,,bung wahyu kritis juga sepertinya.haha
    jawabannya,,BISA!!
    tapi dengan cara bergotong royong bahu membahu minimal 2-3 orang untuk melemparkannya.hahahaha,,
    betewe tu punya sapa sih yu?

    BalasHapus
  5. kalo buat bungkus gorengan,, bisa nyampe 3an tahun tuh tukang gorengan bisa make,, : )

    BalasHapus
  6. ini nampaknya adalah konspirasi dari tukang fotokopi yang merangkap pembajak buku (baca: Dunia Baru :P) untuk menguras kantong mahasiswa-mahasiswa malang itu. padahal mungkin buku teks yang dipakai ngga perlu yang setebal itu. Coba kalo ada mahasiswa elektro yang bener2 sudah membuka dan membaca (syukur-syukur mengerjakan semua soal) seluruh 1400 halaman itu, bawa ke sini, gw pengen tau kaya gimana orangnya :D

    BalasHapus
  7. bisa buat bungkus gorengan untuk tukang gorengan sebandung kali mat.hehehe,,

    BalasHapus
  8. setuju banget! pas gw tanya tu buku punya siapa ga ada yang ngaku. Kayaknya tu buku cuma jadi penghuni ruang alat turun menurun bertahun2 di ruang alat.huahaha,,

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Story of Hasan: Icip Kolam Renang Pertama

Selasa minggu lalu, 14 Maret 2016 untuk pertama kalinya Hasan icip-icip kolam renang. Saya tinggal di apartemen yang ada kolam renang di tiap towernya. Tapi baru kali ini setelah Hasan berusia 6.5 bulan ia icip-icip kolam renang. Kemana saja saya selama ini?
Oke.
Jadi sebenarnya niatnya adalah Hasan belajar berenang langsung nyemplung di kolam renang saat usia 6 bulan. Setelah berusaha mencari tempat les renang bayi, akhirnya saya menemukan 2 tempat les renang bayi di Jakarta. Aquatic Baby dan Anak Air. Keduanya dapat menerima bayi minimal berusia 6 bulan. Wah cocok ni pikir saya. Pada saat itu Hasan sudah berusia 5 bulan. Kemudian saya menghubungi Aquatic Baby perihal brosur. Ternyata eh ternyata, berhubung kelasnya terbatas jadi waiting list nya panjang benar. Masa term berikutnya Mei atau Juni, yang mana Hasan sudah berusia 9 atau 10 bulan. Oh iya, Aquatic Baby ini berlokasi di Bintaro. Informasi lebih lanjut mungkin bisa lihat di postingan ini.

Menjadi Istri PPDS: The Beginning

Hari ini, Rabu 25 Juni 2014 adalah hari pertama suami saya menjalankan kehidupan PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) setelah sehari sebelumnya briefing resmi baik dari departemen dan senior.



Apa yang berubah?