Jual Rumah saat Pandemi bersama Jual Rumah Jakarta

Tidak ada komentar
Siapa yang bisa menyangka bahwa di tahun 2020 ini terjadi peristiwa besar berupa Pandemi Covid-19? Sejak awal tahun 2020 hingga sampai tengah tahun belum terlihat keadaan yang membaik di Indonesia.
Berbagai macam sektor ekonomi terpuruk, dari kalangan bawah, menengah bahkan sampai kalangan atas. Banyak pegawai yang dirumahkan. Pemilik usaha juga kelimpungan karena harus membayar gaji pegawai padahal omset drastis menurun. 
jual-rumah-jakarta

Pandemi dan Tren Jual Rumah

Pandemi kali ini bagaikan duri dalam daging pada pasar jual-beli rumah di Jabodetabek. Baik rumah baru maupun rumah seken.

Seorang teman yang bergerak di bidang kontraktor rumah baru pernah bercerita, pasar jual beli rumah masa pandemi ini memang tidak sebagus saat sebelum pandemi. Calon pembeli yang janjian untuk survei rumah juga menurun. Ada, tapi tidak banyak. Di sisi lain, saat dia sedang berkeliling untuk mencari tanah kosong di jual untuk dibangun proyeknya mendadak banyak sekali. Tidak cuma itu, banyak yang menjual dengan harga murah dibawah harga rata-rata. Tampaknya banyak orang yang mulai membebaskan asetnya satu-persatu karena dalam keadaan butuh uang.

Yang sedang dalam cicilan KPR dan kendaraan bermotor harus putar otak keras karena pemotongan gaji atau bahkan pemutusan hubugan kerja. Bank juga banyak menolak pengajuan KPR di situasi serba tak pasti ini. Mereka kalut jika nasabah tidak bisa membayar cicilan. Selain membatasi pemberian KPR, bank juga menaikkan biaya cicilan perbulan agar mereka tidak merugi. Banyak juga kasus rumah yang sudah lama terjual dan dalam proses cicilan awalan KPR mendadak dibatalkan dan rumah tersebut dijual kembali oleh kontraktor yang menjualnya.

Selain problematika membeli rumah, di kondisi pandemi kali ini tidak sedikit yang terpaksa membebaskan aset. Mendadak banyak yang memasarkan properti seken. Harga yang dipasarkan banyak yang jauh dibawah rata-rata harga jual untuk spek tertentu karena banyak yang menjual dalam keadaan BU atau Butuh Uang. Daya beli masyarakat sedang menurun, tak banyak yang menurunkan harga jual rumah gila-gilaan.

Keadaan yang menguntungkan bagi sebagian orang

Dalam keadaan seperti ini, para kaum pemilik ekonomi yang tidak terdampak menjadi sangat beruntung. Kaum ekonomi tidak atau kurang terdampak ini biasanya yang bekerja di bidang yang justru tumbuh subur saat pandemi ini, seperti perusahaan kurir dan pemengaruh (influencer). Kondisi seperti ini sangat menguntungkan bagi yang ingin membeli rumah karena bisa mendapatkan spek rumah yang lebih bagus untuk harga yang disanggupi ketimbang saat sebelum pandemi. Untuk rumah-rumah baru hanya bisa sedikit saja turun harganya. Sementara jika berniat membeli rumah seken, inilah saatnya karena bisa mendapatkan rumah dengan harga sangat miring. Bahkan, banyak rumah seken yang ditawarkan masih dalam keadaan sangat prima.

Dimana Mencarinya?

jual rumah jakarta


Sudah banyak situs daring yang memfasilitasi untuk jual-beli rumah. Jika tak kunjung laku-laku, mungkin bisa mencoba di Jual Rumah Jakarta. Terdiri dari ratusan hingga ribuan entri iklan properti se-Indonesia. Jadi jangan khawatir, dengan lalu lintas daring yang tinggi, banyak calon pembeli yang mencari iklan melalui Jual Rumah Jakarta. 

Memiliki properti daerah Tangerang? Jangan khawatir! Calon pembeli dan penjual bisa memasang iklan di Jual Rumah Tangerang. Berbagai iklan rumah dari berbagai jangkauan harga ada!.

Meski situasi sedang terpuruk seperti ini, tetap lumayan banyak yang mencari rumah. Jadi jangan khawatir. Bagi calon pembeli properti, sekaranglah waktu yang tepat untuk membeli karena harga sedang turun-turunnya. 

Tidak ada komentar