Langsung ke konten utama

Tidur Cukup untuk Memperkuat Imunitas Tubuh dari Virus Corona

Corona, Covid-19, penjarakan sosial, lockdown adalah kata-kata kunci yang populer belakangan ini. 4 bulan belakangan ini dunia sedang diserang oleh virus Covid-19 yang bahkan sudah menjadi pandemi. Pemerintah dan masyarakat, semua berusaha agar pandemi ini cepat berakhir dan seluruh kegiatan bisa berjalan dengan normal seperti sedia kala. Semua usaha dilakukan. Kita pun sebagai individu patuh melakukan penjarakan sosial dan rajin menjaga kebersihan terutama mencuci tangan. Masyarakat juga mulai berusaha meningkatkan imunitas dengan cara makan sehat dan berolahraga teratur. Tahukah kamu kalau tidur cukup merupakan usaha yang sangat krusial dalam meningkatkan imunitas di masa pandemi kali ini?

tidur cukup

Sekilas Mengenai COVID-19

Seperti yang dilansir dari situs Tanggap Corona JakartaPneumonia Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit peradangan paru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV-2). Berbagai macam gejala klinis yang muncul mulai dari gejala flu biasa seperti batuk, pilek, demam, nyeri tenggorok, nyeri otot sampai yang serius seperti sepsis dan pneumonia.

Penelitian terbaru mengatakan penularan COVID-19 memalui kontak droplet saluran napas penderita. Droplet adalah partikel kecil dari mulut penderita yang bisa saja mengandung bakteri dan virus penyakit dan dapat melewati jarak hingga 1 meter. Karena partikel droplet cukup besar, droplet tidak tahan lama mengendap di udara dan akan jatuh menempel di permukaan sekitarnya.

Apa yang harus Kita Lakukan?

Per 14 Maret 2020, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menganjurkan agar warga Jakarta melakukan social distancing atau penjarakan sosial mengingat sudah cukup besar warga yang positif COVID-19. Selama 3 minggu, banyak perusahaan yang bereaksi dengan cara memberlakukan kebijakan work from home (bekerja dari rumah), begitu pula sekolah diliburkan sementara. Penjarakan sosial ini dinilai cukup efektif sebagai langkah pertama mengurangi penyebaran Virus Corona.

Tidak hanya itu, mulai dari Jumat, 20 April 2020 sampai 14 hari ke depan, telah diterbitkan Peraturan Gubernur nomor 33 tahun 2020 yang meningkatkan status DKI Jakarta menjadi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Pergub ini memiliki 28 pasal.
tidur cukup

Selain penjarakan sosial dan PSBB, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah atau membantu menghentikan penyebaran virus corona:

  1. Menutup mulut dan hidung saat bersin dan batuk menggunakan tisu atau baju
  2. Gunakan masker jika sakit. Ganti secara berkala 
  3. Bersihkan dan gunakan disinfeksi ke permukaan yang sering disentuh seperti gawai
  4. Cuci tangan menggunakan sabun minimal 20 detik, atau gunakan hand sanitizer berbasis alkohol minimal 60%
  5. Menerapkan pola hidup sehat dengan tidur, makanan bergizi dan olahraga
Selain patuh terhadap melakukan penjarakan sosial dan PSBB, tidak kalah penting juga memperkuat imunitas tubuh sebagai usaha preventif. Cukup tidur, makan makanan bergizi dan olahraga adalah gaya hidup yang berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh. Diantara ketiganya, peran dari cukup tidur sering kali kurang dipertimbangkan. Kenapa? Simak tulisan dibawah ini!

Peran Tidur Cukup Terhadap Imunitas

Peran tidur acapkali dikerdilkan, apalagi bagi manusia yang dalam rentang usia aktif. Tumpukan kerjaan dan gaya hidup membuat kita sangat familiar dengan namanya begadang. Masa PSBB di saat kita lebih memperhatikan aktifitas di dalam rumah, ada baiknya kita mulai memperbaiki kualitas dan kuantitas tidur kita yang sudah lama hilang.

Secara garis besar, tidur dibagi menjadi 3 tahap:
  1. Rapid Eye Movement (REM)
  2. Light sleep (tidur ringan)
  3. Deep sleep (tidur dalam)
tidur cukup

Pada tahap REM, detak jantung dan nafas kita meningkat. Tahap ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas suasana hati dan memori kita. REM banyak terjadi saat setengah malam terakhir, yaitu diatas jam 2 dini hari. Tahap berikutnya adalah 4 tahap NREM (Non-Rapid Eye Movement). NREM tahap 1 dan 2 sering disebut dengan tidur ringan. Pada tahap ini terjadi perbaikan mental dan restorasi fisik. Tidur ringan mengambil proporsi paling besar dalam tidur malam kita. Tahap yang paling dalam disebut tidur dalam, atau NREM tahap 3 dan 4. Tidur dalam membantu proses pemulihan fisik dan pembelajaran. Tidur dalam biasanya terjadi pada setengah malam awal, atau sebelum jam 2 dini hari. Kalau kita terbangun dengan perasaan segar bugar, itu artinya kita banyak menghabiskan tidur pada fase tidur dalam.

Saat begadang, kita kerap kali kehilangan fase tidur dalam karena terjadi pada setengah malam awal. Padahal, fase ini teramat penting untuk memperkuat imunitas tubuh kita. Ada beberapa penelitian yang menyatakan betapa berpengaruhnya kualitas dan kuantitas tidur terhadap imunitas.

Tidur membantu memerangi infeksi dan penyakit dengan cara memperkuat dinding proteksi imunitas. Saat sakit, pernah tidak kita merasa hanya ingin rebahan dan tiduran saja? Itu adalah mekanisme natural dari tubuh sebagai usaha perang terhadap penyakit. University of California pernah melakukan studi yang melibatkan 164 wanita dan laki-laki sehat. Partisipan dibagi menjadi 4 kelompok: Tidur kurang dari lima jam, lima sampai enam jam, enam sampai tujuh jam, dan 7 jam lebih. Seluruh sampel diinjeksikan Rhinovirus (virus penyebab flu) tepat melalui hidung. Perkembangan kesehatan sampel dimonitor terus minggu-minggu berikutnya. Dari keempat kelompok, terdapat hubungan linear terhadap laju infeksi. Semakin sedikit tidur, semakin besar laju infeksinya. Terlihat pada kelompok yang tidur kurang dari lima jam memiliki laju infeksi sebesar 50%, jauh berbeda dengan kelompok yang tidur lebih dari tujuh jam yang hanya sebesar 18%.

Sebuah penelitian pada tahun 2002 menyatakan bahwa kualitas tidur mempengaruhi bagaimana tubuh kita merespon terhadap vaksin flu. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok: kelompok yang tidurnya hanya dibatasi 4 jam semalam dan kelompok yang tidur dengan durasi 7-8 jam semalam. Setelah hari ke-6, semua sampel diberi vaksin flu. Hari keesokan harinya darah sampel diambil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang tidur selama 7-9 jam semalam membentuk reaksi antibodi yang sangat baik dan sistem imunitas yang sehat. Sementara, kelompok lainnya hanya memproduksi 50 persen reaksi imun. Hasil yang relatif sama juga dilaporkan jika menggunakan vaksin hepatitis A dan B.

Setelah Tidur Cukup?

tidur cukup

Meski kita sudah berusaha meningkatkan imunitas melalui gaya hidup sehat, tidak ada jaminan kita 100% bebas serangan Covid-19. Karena imun kita kuat, bisa saja kita terkena Covid-19 dengan gejala ringan atau bahkan tidak bergejala sama sekali. Fase-fase ini menurut saya cukup bahaya karena membuat orang-orang besar kepala dan lupa diri. Dia kira karena merasa tingkat imunitasnya tinggi, dia tidak terkena virus. Namun bagaimana kalau sesungguhnya dia membawa virus tersebut tanpa bergejala dan kemudian menyebarkannya ke golongan yang lebih rentan?

Tingkatkan imunitas diri. Patuhi peraturan pemerintah. Lakukan penjarakan sosial dan PSBB. Dengan saling menjaga, semoga pandemi Covid-19 ini lekas berakhir.

Komentar

  1. Begadang itu seharusnya emang di stop dan disosialisasika , karena pengalaman saya dulu, menderita berbagai penyakit ituh sumber terbesarnya itu adalah dari begadang, karena menyerang imunitas duluan, dan penyakit dengan mudah akan berdatangan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, justru banyak yang ngeremehin tidur, padahal itu salah satu pilar dasar kesehatan

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Stroller #1 Kriteria

Halooo,,
Wah parah setelah ngecek query,  ternyata udah lama banget ga nulis, terakhir sekitar setengah tahun lalu :o Yah baiklah, untuk kembali mengkatalis tingkat keproduktifan, mari mulai menulis kembali!
Seperti layaknya mak-mak lainnya, teruma first-mom-to-be, udah pasti euforia menunggu kelahiran si lucu-lucu. Hihi. Mulai dari shopping frenzy sampe riset mencari baby gear semacam ini #eaaa. Nah bagian mencari baby gear termasuk bagian favorit saya. Kenapa? Well, emang dari dulu sih hobinya ngeriset barang yang mau dibeli. Bahkan teman perempuan saya kalau mau cari gadget suka nanya saya merekomendasikan barang apa ke mereka. Dan saya dengan senang hati merisetkan barang-barang untuk mereka :D Salah satu hasil riset saya yang paling berhasil adalah Nikon D90. Mid rangecamera yang dari bertahun-tahun lalu gw beli sampe sekarang harga belinya relatif sama dan dinobatkan salah satu kamera paling versatile. Hihi.


Back to topic!

Holycow Steak: Cara menjadi Karnivora

Jarang-jarang saya ke daerah Bintaro, atau Tangerang Selatan dan sekitarnya. Jangankan ke daerah sana, ke daerah perkotaan Jakarta saja saya malas. Punya rumah di pinggiran, Cibubur dan lagi saya pun beraktifitas pada weekday bukan di Kota Jakarta, yang mana Alhamdulillah :D.
Jadi sekalinya ke daerah Bintaro, ya tadi dalam rangka mencari pengajian karena pengajian rutin biasa sedang libur. Bintaro bagi saya daerah suburban. Pemukiman. Kebiasaan saya memang senang melihat sekitar sampai akhirnya saya melihat plang restoran Holycow tepat di pinggir jalan Bintaro sektor 5. Berhubung saya sering melihat tweet ataupun instagram teman saya, Echa berkoar-koar tentang Holycow, spontan saya langsung menjadikan tempat itu untuk anceran makan siang. Buat kalian-kalian yang serta merta penggemar kuliner Jakarta, Bandung dan sekitarnya, segera follow twitter dan instagramnya. Reviewan objektif serta jitu yang akan kalian dapatkan serta kepuasan. *punten, I take the credit for you Cha, haha.
Saya …

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.