Langsung ke konten utama

Youtuber Favorit Anak dan Saya

Lagi-lagi saya harus disuruh menulis blog dengan tema yang menjemukan dan tidak saya suka. Karena memang saya tidak memiliki Youtuber favorit. Kabar baiknya, tampaknya ini adalah postingan terakhir dari daftar dimana harus menulis daftar daftar sosial media favorit. Sekali lagi, saya tidak suka blogwalking dan nonton youtube. Kalaupun disini termasuk yang saya tulis karena kebetulan anak saya senang dan banyak teman-teman di FB saya mengeposkan. Videonya juga menarik. Tapi bukan berarti saya pelanggan tetap penonton. Hanya kebetulan membuka saja.

1. Skyheart Toys

Saya dan suami bukan tipe orang yang rutin menonton televisi. Di apartemen kami ada 2 buah televisi, tetapi tidak satupun yang digunakan 😂. Otomatis Hasan pun tidak memiliki rutinitas nonton tv dirumah. Tetapi semenjak kecil dia punya masalah makan yang lumayan, Akibatnya kadang-kadang kami memutarkan Youtube saat jam makan. Nah, Skyheart Toys ini-lah salah satu favorit pertamanya. Skyheart adalah seorang anak laki-laki yang berdomisili di Malaysia. Videonya banyak tentang dokumentasi liburannya dan kadang-kadang tentang mainannya. Yang merekam menggunakan video kamera ayahnya. Sering kali di video terdengar percakapan antara Skyheart dan ibunya. Menarik sih, jadi melihat tempat-tempat wisata anak-anak. Videonya juga tidak norak dengan ulasan berlebihan, murni seperti kecintaan seorang bapak untuk mendokumentasikan perjalanan anaknya.

2. CKN Toys

Masih menjadi favorit Hasan sampai sekarang 😆. Seorang anak yang hobi mengulas tentang mainan atau bahkan sering ada cerita-cerita halu-nya haha. Khas anak-anak, kadang ulasannya tidak penting sama sekali. Misalnya membandingkan antara pizza asli, pizza gummy, burger asli, burger gummy, hotdog asli, dan hotdog gummy. Pernah suatu ketika di supermarket saya menawarkan Hasan permen Yupi berbentuk Pizza, eh dia malah menolak. Ternyata berdasarkan laporan suami saya, hasil ulasan di CKN Toys pemenangnya adalah burger gummy. Ngakak! Ternyata Hasan mengerti apa yang ditonton dan suka menghayati tontonannya meski bahasanya bahasa Inggris. Dari CKN Toys yang cerewet Hasan jadi suka berceletuk menggunakan Bahasa Inggris.

3. Kristina Kuzmic

Emak-Emak jaman sekarang sepertinya tidak ada yang tidak tahu tentang ibu beranak 3 satu ini. Padahal isinya banyakan video curhat dan didukung dengan foto-foto keluarganya. Kenapa banyak orang suka menontonnya karena Kristina benar-benar blak-blakan menceritakan drama kehidupannya. Jujur tanpa harus memoles demi pencitraan. Video-videonya banyak yang relevan dengan kehidupan kita sehingga banyak yang tersentuh. Seperti pontang-pantingnya berkehidupan memiliki 3 anak, rumah jorok, bahkan dia juga menceritakan kehidupannya di masa terendahnya. Konten Kristina sangat manusiawi, menggambarkan naik dan turunnya kehidupan.

4. Baby Guy NYC

Saya yang senang dengan ulasan-ulasan carseat menemukan kalau Baby Guy NYC ini salah satu video ulasan barang-barang bayi terbaik. Penjelasannya sederhana tetapi mendalam serta tidak berlebihan. Yang membuat menarik adalah barang bayi yang identik dengan barang incaran ibu-ibu, ini malah bapak-bapak yang melakukan ulasan. Baby Guy NYC juga sering menjadi tamu di acara-acara pameran barang bayi ataupun sering diundang oleh banyak brand untuk mengulas produk mereka. 

5. Nas Daily

Termasuk Youtuber yang terkenal se-seantero maya. Nas, yang memiliki nama Nasser Husain adalah seorang muslim yang tinggal di Israel, meskipun ia sendiri menyatakan sudah tidak melakukan praktik islam lagi. Nas fokus pada konten menemukan sisi-sisi menarik dari kehidupan orang-orang yang dia temui di seluruh dunia. Yang menarik adalah konsepnya yang kuat tentang video 1 menit saja, membuat orang-orang yang tidak memiliki banyak waktu untuk menonton Youtube menjadi tertarik membukanya. Kabarnya Nas sangat menginginkan kunjungan ke Indonesia, namun setelah berusaha aplikasi Visanya ditolak karena ia berkebangsaan Israel.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …

Pusat Perbelanjaan Purwokerto

Bukan orang asli maupun yang punya di keluarga, entah mengapa saya menulis rentetan blog seri Purwokerto ini bagaikan menulis Purwokerto 101 😉. Bagian yang pertama adalah dimana saja sih pusat perbelanjaan? You're living, you need place(s) to shop to fulfil your daily life. Standar, pusat perbelanjaan ada supermarket dan pasar tradisional.

Momen Traumatis Terhadap Gula

Saya: Semenjak pulang dari Pemalang, aku merasa traumatis banget buat konsumsi gula. Biasanya relatif gampang beli minuman manis. Chatime aja tinggal ngesot juga jadi. Ini tiap tiba-tiba kerasa pengen minum minuman manis, benar-benar bergulat dalam pikiran beli atau engga, yang 98% berujung dengan ga beli. Ternyata gula sejahat itu ya?Suami: Loh, baru sadar?
Apakah yang terjadi di Pemalang? Kenapa saya sampai segitu traumatisnya dalam mengkonsumsi gula? Perkara berat, atau?

Gula dan Saya Dari dulu saya merasa diri saya adalah sweet-tongue. Saya suka makanan manis, meski saya tidak rutin mengkonsumsinya. Saya bukanlah orang yang rutin mencari makanan manis secara harian. Kalau pun mencicipi makanan manis, saya tidak bisa banyak-banyak. Tapi, sekalinya makan atau minum yang manis, harus manis banget. Sejatinya saya suka membuat kue dan minuman manis. Tapi bertahun-tahun saya tidak membuatnya dengan alasan tidak ada massa yang menghabiskannya. Anak saya tidak suka ngemil. Saya pun tidak …