Langsung ke konten utama

GENIE Hand Shower: Sebuah Ulasan dan Pembuktian Klaim

Pada Hari Sabtu, 15 Desember 2018, American Standard memperkenalkan salah satu pancuran terbarunya, GENIE Hand Shower di depan khalayak blogger di Restoran Crystal Jade, Gandaria City, Jakarta Selatan.

Acara dibuka oleh MC, kemudian Arfindi Batubara selaku Direktur Marketing LIXIL Water Technology menjelaskan mengenai LIXIL. Kemudian, sesi bergulir ke presentasi produk GENIE Hand Shower yang dilakukan oleh Produk Manager. Sesi kedua berupa talkshow antara Direktur Marketing LIXIL Water Technology dan Tanya Larasati selaku Millenial Mom yang secara personal akan bercerita mengenai pengalaman menarik menggunakan GENIE Hand Shower. Acara ditutup dengan pidato singkat oleh perwakilan UNICEF yang menyatakan kenyataan lapangan bahwa pada DKI Jakarta dan Lombok, kontaminasi E. Coli sudah mencapai 59% dan 85%.

LIXIL sebagai pemeran utama dan terbesar di dunia dalam industri teknologi air bekerja sama dengan UNICEF dalam program 'Make a Splash' bertajuk 'Shower For Good'. Inisiatif dari kegiatan sosial ini menginisiasi empat negara di Asia, yaitu India, Indoneisa ,FIlipina dan Thailand untuk secara serentak melangsungkan penjualan produk American Standard GENIE Hand Shower. Hasil kegiatan tersebut akan seluruhnya didonasikan kepada program 'Make A Splash' lansiran kerja sama LIXIL-UNICEF. Penjualan GENIE Hand Shower di Gandaria City pada periode 13-15 Desember dengan harga promo 135 ribu disumbangkan kepada UNICEF yang selanjutnya dipergunakan untuk menolong jutaan anak untuk bisa hidup sehat dengan akses sanitasi yang memadai.

GENIE dilengkapi dengan penguat tekanan untuk mengatasi tekanan air rendah yang disebabkan oleh kondisi saluran air yang tua, tidak terawat atau penggunaan penghangat air yang terlalu instan. Permasalahan  ini juga dialami oleh beberapa negara di Asia Pasifik. Di Indonesia sendiri, sumber air rumah tangga berasal dari saluran PDAM dan air sumur. Tercatat PDAM kerap kali menyalurkan air dengan tekanan dan debit yang tidak kontinyu, terutama pada jam pemakaian puncak yaitu pada pukul 06.00-08.00 dan 17.00-20.00.

GENIE Hand Shower dijual seharga 260 ribu. Bisa segera di cek ke toko material terdekat atau melalui Shopee.

Yang membuat saya tergelitik, American Standard mengklaim bahwa produk terbarunya ini memiliki 3 fitur utama: petal pressure, water saving dan easy clean. Apakah itu dan seberapa jauh klaim mereka?

Unboxing


GENIE Hand Shower yang tersedia di pasaran ada 2 macam, hanya pancuran tangannya saja dan pancuran tangan beserta selang dan holder. Pada kotak yang termasuk selang dan holder terdapat unit pancuran tangan, O-Ring, kunci pembuka pancuran, selang, holder, dan kertas manual.

Regulator pancuran sudah tertanam di saluran masuk pancuran. O-Ring bisa digunakan tergantung kebutuhan selang. Kunci pembuka terbuat dari material dan warna yang sama dengan kepala pancuran, gunanya untuk membuka tutup pancuran apabila pembersihan dikehendaki. Jangan khawatir jika kunci ini hilang, sebab slot pembuka-nya bisa dibuka dengan barang pipih bulat lainnya semacam uang koin dan kepala kunci. Selang sepanjang 1,5m sudah termasuk cincin penutup di kedua ujungnya. Holder yang tersedia juga sudah termasuk jangkar dan sekrup-nya. Kertas manual berisi petunjuk kelengkapan barang, dimensi, instruksi instalasi, instruksi pemeliharaan, dan nomor layanan pelanggan.

Instalasi GENIE Hand Shower sangatlah mudah, bahkan ibu rumah tangga bisa dengan gampang-nya mengganti pancuran dan selang lama menjadi pancuran dan selang GENIE Hand Shower.

Material dan Desain

American Standard memilih menggunakan bahan polikarbonat pada GENIE Hand Shower sebagai lambang kesederhanaan namun memiliki sisi modern dalam rancangan desainnya. Polikarbonat adalah bahan sejenis plastik yang sering digunakan dalam industri karena resistensinya terhadap dampak tinggi. Selain itu daya tahannya terhadap panas juga tinggi karena material baru akan mencair jika menyentuh panas sebesar 155 derajat celcius. Dalam penggunaannya, GENIE Hand Shower mampu menahan aliran air panas sebesar 60 derajat celcius, cocok untuk yang gemar mandi air hangat. Kekurangan dari material polikarbonat ini adalah sifatnya yang rentang tergores. American Standard menganjurkan untuk tidak menggunakan pembersih yang bersifat abrasi serta melarang penggunaan kain yang kasar saat pembersihan unit pancuran. 

Produk-produk American Standard idealnya memiliki masa guna selama 5 tahun dengan catatan pemakaian ideal. Dengan penggunaan polikarbonat, masa guna GENIE Hand Shower juga bisa lebih dari 5 tahun. Pegangan GENIE Hand Shower berbentuk bundar dengan dimensi yang ideal didesain secara ergonomis sehingga nyaman untuk di genggam

Kepala pancuran yang digunakan menggunakan material frosted plastic. Bahan pembuatan dengan penutup transparan juga memberikan pengguna pengalaman mandi yang tetap jernih sekaligus mengingatkan mereka untuk melakukan pembersihan rutin jika dirasa air sudah tidak terasa jernih. Hal ini akan berpengaruh untuk penggunaan jangka panjang dan keawetan pancuran tangan ini. 

Menurut saya dengan menggunakan plastik yang relatif bening ini, pengalaman mandi pun terasa semakin atraktif. Saat mandi terlihat jelas aliran serta riak air yang dihasilkan. Ini akan menambah keunikan dan kenyamanan pengalaman mandi. Anak-anak pun bisa melihat aliran air dengan jelas sehingga menambah rasa ingin tahu mereka serta memudahkan ajakan untuk mandi. Terdapat 3 pilihan warna lembut yang modern: Aquamarine, Petal Pink dan Steel Grey. Produk ini juga menjadi pemenang pernghargaan di ajang bergengsi Red Dot Design Award 2018.

1. Petal Pressure

a. Pelanggan bisa mendapatkan pancuran yang optimal meski tekanan air rendah

Mungkin terdengar sangat magis bahwa saat tekanan air rumah kita rendah, kita dapat mandi dengan pancuran lembut yang ideal. Ternyata GENIE Hand Shower memiliki 120 (lebih tepatnya 121) lubang pancuran mikro. 
https://id.wikibooks.org/wiki/Rumus-Rumus_Fisika_Lengkap/Mekanika_fluida






Jadi untuk mendapatkan pancuran yang ideal (F) dalam tekanan yang rendah (p), luas lubang (A) harus diperkecil. Inilah mengapa jika kita bandingkan dengan pancuran konvensional, lubang pancuran GENIE Hand Shower lebih kecil. Gambar dibawah adalah perbandingan antara lubang pancuran konvensional dan GENIE. Pancuran lama saya terdiri dari 72 lubang dengan luas permukaan lubang pancuran lebih besar. Terlihat jelas bedanya kan?

GENIE Hand Shower
Pancuran Lama


b. Pancuran yang dihasilkan oleh GENIE Hand Shower selalu lembut

Tapi andaikata tekanan air di rumah sedang tinggi, artinya pancuran air yang kita rasakan akan terasa kasar dong? Kan luas lubang pancurannya lebih kecil dari pancuran lainnya.


Saat saya memasang GENIE Hand Shower, saya benar-benar takjub dengan hasil pancuran yang dihasilkan. Sangat berbeda dibandingkan dengan pancuran lama saya. GENIE Hand Shower memiliki regulator di saluran masuk pancuran. Sepertinya teknologi dari benda kecil ini lah yang mampu mengkonversi tekanan air masuk 1-3 bar menjadi tekanan ideal saat keluar dari lubang pancuran. Jika dirasa tekanan air rumah anda kurang dari 1 bar, maka dianjurkan untuk mencopot regulator. Bisa dilakukan dengan menggunakan tang. GENIE Hand Shower tetap bisa mengakomodir tekanan air kurang dalam rentang 0,5-1 bar. Teknologi yang inovatif. Tidak usah khawatir akan tekanan air di rumah yang berfluktuasi.

Water Saving

Berangkat dari motivasi utama produk GENIE Hand Shower sebagai produk ramah lingkungan dan bagian dari kampanye UNICEF, American Standard mengklaim bahwa produknya dapat menghemat air sampai sebesar 35%. Benarkah pendapat ini?

Oleh karena itu saya mengadakan percobaan kecil-kecilan. Saya menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi sebuah ember dengan volume 5L. Saya menggunakan sampel pancuran lama saya dan GENIE Hand Shower. Ternyata, perbedaan waktu yang dibutuhkan tidak berbeda secara signifikan. Pancuran lama saya dan GENIE Hand Shower mencatat waktu 30 detik dan 31 detik. Saya heran, dimana letak klaim mereka?

Kemudian saya mengecilkan saluran keran saya sehingga aliran yang dihasilkan lebih kecil dan menyebabkan tekanan air mengecil pula. Ternyata waktu yang dibutuhkan untuk memenuhi ember 5L pada pancuran lama dan GENIE Hand Shower adalah 45 detik dan 59 detik. Ternyata GENIE Hand Shower akan bekerja secara ideal menghemat air saat tekanan air rendah karena tidak dibutuhkan volume air yang besar untuk menaikkan tekanan air rendah. Mandi menggunakan tekanan air rendah pada pancuran konvensional membuat kita berlama-lama menghabiskan waktu dan tentu saja memperbesar volume air. Hal menarik lainnya dari GENIE Hand Shower adalah tidak berubah-nya efek pancuran saat keran penuh dan keran kecil, sementara air pancuran terlihat lemas pada pancuran lama saya.

Catatan: Tidak ada air yang dibuang percuma pada saat percobaan. air yang ditampung digunakan kembali untuk mandi

Easy Clean

Salah satu fitur andalan GENIE Hand Shower adalah tutup pancuran yang terbuat dari material frosted plastic yang cenderung bening. Kita bisa mengontrol kapan pembersihan harus dilakukan. 
Kondisi Pancuran Lama

Pancuran air yang memiliki sistem tertutup memiliki kecenderungan air masih tersisa di dalam pancuran meski sudah selesai digunakan. Keadaan yang selalu lembab ini memicu lumut untuk tumbuh. Bisa dibayangkan, kita mandi dengan residu-residu lumut di kulit kita.

Air yang disalurkan oleh PDAM telah diolah menjadi air yang telah memenuhi standar baku mutu. Bagamana dengan air sumur? Kita tidak tahu kualitasnya. Bisa saja terdapat endapan mineral dan organisme yang tidak diketahui menumpuk dan berkumpul di dalam penutup pancuran, kemudian kita mandi menggunakan air bercampur lumut dan organisme tidak jelas. Oh tidak!

Hadirnya desain dan teknologi yang diusung pada GENIE Hand Shower mencegah hal-hal diatas terjadi. Pembersihan-nya juga sangat mudah, hanya tinggal mengikuti 4 langkah sederhana:
  1. Putar: Putar pengunci penutup belakang menggunakan kunci
  2. Buka: Lepaskan penutup belakang
  3. Bersihkan: Gunakan bahan non-abrasif untuk pembersihan
  4. Kunci: Tutup kembali dan putar sampai terkunci kembali

Selamat tinggal pancuran kotor, selamat datang pancuran bersih!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Drama keberangkatan ke Chiang Mai

Setelah hampir 2 bulan, akhirnya saya memberanikan untuk menulis ini karena menurut saya pengalaman ini sangat memalukan sekaligus agak menyesakkan. Let's call it rejeki hanya sampai disitu saja dan rejeki pengalaman berharga.
Suami mendapatkan kabar pada bulan Juli kemarin bahwa akan dikirimkan ke Chiang Mai di bulan Oktober selama sebulan. Sontak saya gembira karena akhirnya akan kejadian juga tinggal di negara asing meski hanya sebulan. Sebenarnya suami mendaftar untuk pengiriman bulan Maret, setelah mengira tidak dapat jatah praktis kabar bulan Oktober ini sedikit mengejutkan. Mulailah pada saat itu saya malam-malam suka iseng membukan online travel apps semacam Traveloka, Tiket.com, dan pegi-pegi. Karena kami masih di Jogjakarta pada saat itu, kami memutuskan mulai agak serius memesan tiket nanti saja setelah kepulangan ke Jakarta pada bulan Agustus. Selain itu, kalau mencari tiket pada waktu itu saya juga tidak konsen karena otak saya masih terjejali rencana-rencana kunjung…

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …