Langsung ke konten utama

Baby Gear: Britax Boulevard CS 70 Review

Carseat memang bukan perlengkapan bayi yang pamornya setinggi stroller di Indonesia. Fungsinya yang sangat krusial belum disadari oleh banyak orang. Keterangan urgensitas carseat dapat dibaca di postingan saya disini. Kali ini saya akan membahas carseat yang dipakai oleh Hasan sehari-hari. Britax Boulevard CS 70. Carseat ini dibeli second sebenarnya, seorang anggota ITBMh menggarsel carseat temannya yang expat. Carseat ini dibeli di Singapura, namun ternyata anaknya sudah terlanjur seperti anak Indonesia, tidak mau pakai carseat. Jadinya carseat ini dijual dengan harga Rp 1.700.000. Btw, Britax susah mencari yang jual. Setahu saya cuma Mothercare, dan itu Britax Inggris. Sementara Britax Amerika menurut saya modelnya lebih bagus dan harganya lebih masuk akal. So, it's pretty a good deal!




Britax adalah sebuah perusahaan Inggris yang bergerak dalam alat keamanan bayi dan anak. Britax memegang banyak paten pada beberapa produknya dan paling banyak ada di Amerika. Britax Amerika sendiri mengeluarkan produk yang berbeda dengan Britax Inggris (sekarang namanya Britax Romero). Di Amerika sendiri, Britax adalah salah satu merk stroller dan carseat yang paling terpercaya. Semua produk keluaran Britax Amerika made in USA.

Britax Boulevard CS 70 adalah Produk Convertible Carseat keluaran Britax Amerika. Convertible carseat adalah carseat yang bisa menghadp ke belakang (rear-facing) dan ke depan (forward-facing). Model ini didesain bisa dipakai oleh bayi yang baru lahir sampai rata-rata 3 tahun. Dengan demikian umur pemakaiannya menjadi lebih lama. Mungkin lain waktu saya akan membuat postingan mengenai detil carseat dan panduan memilih carseat.

Britax Boulevard CS 70 might be outdated. Kalau tidak salah barang ini keluaran tahun 2012. Memang dasar perkembangan teknologi di Eropa dan Amerika berkembang pesat, Teknologi Carseat sebagai barang yang sangat penting pun berkembang dengan pesat juga seiring dengan bertambah ketatnya aturan keamanan berkendara. Britax Boulevard CS 70 ini sudah dua kali model diperbaharui. Pertama Britax Pavilion G3, untuk kemudian model terakhir dari versi ini adalah Britax Pavilion G4. 2 kali apdet model. Means a lot. But that's okay. Ini spesifikasi batasan teknis carseat ini.



Beberapa fitur Britax Boulevard CS 70:

  1. SafeCellTM Technology pada carseat base. Bersama dengan fitur Versa Tether, kedua teknologi ini meminimalisir resiko cedera kepala pada tabrakan depan. Teknologi Safe Cell didesain untuk mengkompresi tabrakan, merendahkan pusat gravitasi secara signifikan dan melawan rotasi kedepan pada kursi anak dimana biasanya tanpa teknologi itu anak cenderung terlempar ke depan. 
    SafeCell Technology
  2. Bar besi yang saling berintegrasi dengan kuat untuk mengurangi lemparan kedepan saat tabrakan. 
  3. True Side Impact Protection (SIP). Ini adalah teknologi wajib di carseat jaman sekarang. Jadi pada kanan kiri kepala ada bantalan yang menjaga kepala anak. Ini berfungsi meredam energi tabrakan, menjaga kepala, leher dan tulang belakang. 
    SIP dan quick adjust Harness
  4. Harness (sabuk pengaman) dengan rentang variasi dan mudah digunakan
  5. 5 titik sabuk pengaman. Sebuah fitur yang juga wajib untuk carseat keluaran sekarang
  6. Sarung bantalan bisa dilepas sehingga memudahkan pencucian
  7. Mereka mengklaim maksimal berat anak 70 kg! Bayangkan
  8. Harness Ultra Guard System (HUGS) chest pad. Klip pengaman pada dada
  9. Posisi buckle (klip sabuk pengaman) ada 2. Sehingga memfasilitasi anak tumbuh
  10. Sudah memiliki teknologi LATCH dan Versa Tether
    Versa Tether (atas) dan LATCH (bawah)
  11. Hanya sekali tarik untuk mengetatkan sabuk pengaman
  12. Tersertifikasi untuk penerbangan di Amerika

Testimoni


Hasan saat ini berumur 7.5 bulan dan sejauh ini sangat nyaman menggunakan carseat ini. Carseat terpasang pada mobil jazz yang surprisingly tidak harus menggeser jok depannya saat dipasang rear-facing. Carseat ini memiliki 3 model sandaran, yang mana kalau rear-facing harus menggunakan sandaran paling tiduran. Sampai kapan Hasan berencana menggunakan mode rear-facing, AAP (America Asociation of Pediatric) menganjurkan selama mungkin, hingga usia 2 tahun karena struktur tubuh bayi belum siap. Namun pada kenyataannya, anak tumbuh besar dan relatif tidak nyaman jika harus menekuk badannya (terutama kaki saat posisi rear-facing). Jadi, tergantung Hasan betah sampai kapan. Semoga minimal setahun masih rear-facing ya, jadi babeh (dan mamanya) nyetirnya tidak harus lebih pelan-pelan :D.

Di awal, saya memutuskan untuk langsung membeli convertible carseat guna memotong anggaran carseat dibanding harus membeli infant carseat dahulu. Ternyata setelah saya mencobakan kepada Hasan, sejujurnya saya menganjurkan menggunakan infant carseat dahulu. Kenapa?
  • Posisi sandaran tidak setidur sandaran infant carseat. But it's okay afterall
  • Buckle terkesan kegedean untuk badan bayi < 2 bulan
  • Untuk orang tua yang dinamis, infant carseat bisa membentuk travel system, jadi bisa mengangkat bayi langsung dengan carseat untuk langsung dipindahkan ke stroller tanpa harus membangunkan bayi.
And yes, I guess I will buy infant carseat if Hasan has little brother or sister :D

Carset Boulevard CS 70 ini sangat kokoh, empuk dan nyaman. Terbukti di saat pemakaian carseat pertama kali, yakni sekitar Hasan berusia 2 bulan, Hasan langsung diam dan menikmati. Ya, Alhamdulillah Hasan tidak menangis.

So, am I recommend this carseat?
Hell, yeah! but with the newest edition of course :D




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Drama keberangkatan ke Chiang Mai

Setelah hampir 2 bulan, akhirnya saya memberanikan untuk menulis ini karena menurut saya pengalaman ini sangat memalukan sekaligus agak menyesakkan. Let's call it rejeki hanya sampai disitu saja dan rejeki pengalaman berharga.
Suami mendapatkan kabar pada bulan Juli kemarin bahwa akan dikirimkan ke Chiang Mai di bulan Oktober selama sebulan. Sontak saya gembira karena akhirnya akan kejadian juga tinggal di negara asing meski hanya sebulan. Sebenarnya suami mendaftar untuk pengiriman bulan Maret, setelah mengira tidak dapat jatah praktis kabar bulan Oktober ini sedikit mengejutkan. Mulailah pada saat itu saya malam-malam suka iseng membukan online travel apps semacam Traveloka, Tiket.com, dan pegi-pegi. Karena kami masih di Jogjakarta pada saat itu, kami memutuskan mulai agak serius memesan tiket nanti saja setelah kepulangan ke Jakarta pada bulan Agustus. Selain itu, kalau mencari tiket pada waktu itu saya juga tidak konsen karena otak saya masih terjejali rencana-rencana kunjung…

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …