Langsung ke konten utama

Fast 2 furious 4,, A little memory of LA

Sehabis nonton Fast to Furious 4 bersama anak-anak TL. Hanum, Umi, Cahboy, Fatur, Andy ama Dimas. Maaf sekali gw tadi lagi labil,,,hehehe,,terutama Dimas. Tanx to cahboy dan Fatur yang udah menenangkan gw. Hehehe

Fast to furious 4,, tentu saja gw langsung interest pas diajak si Dimas buat nonton. I love car! yeah,,just seeing :D. Lokasinya seperti biasa standar film Hollywood,,,ya mana lagi kalau bukan Los Angeles.

Hmm,,,sebenarnya biasa saja,,cuma karena ini film baru terakhir yang gw tonton yang bersetting di kota itu,,lantas bikin gw teringat saja. Kesannya gimana ya? padahal gw disana cuma 4 hari aja,,, bentar banget, istilahnya cuma numpang lewat. Bagian dalam tu film yang paling gw inget adalah setting yang ada kilang-kilang minyaknya. Berasa pernah liat aja (wakks!) seinget gw daerah yang ada tempat kilang minyak kayak gitu ya disekitar La Brea Avenue. Sebenarnya banyak sih tempat-tempat kayak gitu, cuma entah kenapa gw setengah yakin disitulah tempatnya. Hahaha. Rumah yang rapat-rapat, halaman tidak begitu luas. Mirip sekali seperti yang gw liat.

Belum sempat ke Downtown, melihat Hollywood Bowl cuma plang dan jalan masuknya aja T_T, ah,,sebenarnya masih banyak yang ingin gw liat,, cuma ya waktunya cuma 4 hari. Namun sepantasnya gw harus bersyukur banyak-banyak. Mungkin ini sekali seumur hidup gw melihatnya. Alhamdulillah,, finally i saw the snow! Norak ya? Emang!

La Cienega Rd, La Brea Ave, Anaheim, Beverly Hills, Lake Tahoe, 2 rumah makan thailand halal yang enak, Tom Bradley Int'l Airport, LAX, GPS punya teman nyokap gw yang berisiknya nauzubillah min dzalik tapi sangat membantu :D, Ngurus perwalian online yang gw panik karena salah masukin password sehingga gw mesti nelpon ke Bandung berkali-kali dan nelpon pa Rofiq, dosen wali gw sampai mesti online sendiri ampe jam 12 malaman di lantai bawah Holiday Inn dengan orang-orang yang berbahasa latin terus pas balik hape gw ketinggalan di bawah. Tentu saja panik,,alhamdulillah,  si manager latin itu menyimpan hp gw,,tanx very much! Dan,,, Ford Escape! :D  Uh oh,,, akhirnya pernah juga duduk dibalik kemudi Ford

Yeah,,, just a lil bit, tapi sangat membuat gw bersyukur. Mungkin tulisan gw terlihat norak,,namun yah,,gw jadi inget balik aja gara-gara nonton fast to furious.

In the Matter of fact,,,, A big thanx to god, and also my parents!
Oh ya,,for the latin manager too, for kept my cellphone :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Drama keberangkatan ke Chiang Mai

Setelah hampir 2 bulan, akhirnya saya memberanikan untuk menulis ini karena menurut saya pengalaman ini sangat memalukan sekaligus agak menyesakkan. Let's call it rejeki hanya sampai disitu saja dan rejeki pengalaman berharga.
Suami mendapatkan kabar pada bulan Juli kemarin bahwa akan dikirimkan ke Chiang Mai di bulan Oktober selama sebulan. Sontak saya gembira karena akhirnya akan kejadian juga tinggal di negara asing meski hanya sebulan. Sebenarnya suami mendaftar untuk pengiriman bulan Maret, setelah mengira tidak dapat jatah praktis kabar bulan Oktober ini sedikit mengejutkan. Mulailah pada saat itu saya malam-malam suka iseng membukan online travel apps semacam Traveloka, Tiket.com, dan pegi-pegi. Karena kami masih di Jogjakarta pada saat itu, kami memutuskan mulai agak serius memesan tiket nanti saja setelah kepulangan ke Jakarta pada bulan Agustus. Selain itu, kalau mencari tiket pada waktu itu saya juga tidak konsen karena otak saya masih terjejali rencana-rencana kunjung…

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …