Langsung ke konten utama

Kelakuan kucing jaman sekarang

Berikut petikan percakapan.

*ada kucing bunting lewat
Gw : hiyaaa,,ada kucing bunting
Temen Gw : kok kucingnya mirip kucing peliharaan gw juga ya?
Gw : Hah? Lo punya kucing?
Temen Gw : Punya
Gw : Bunting juga?
Temen Gw : Engga,, kucing gw kan HOMO


Dingdong,,,
*speechless
dasar kucing jaman sekarang


Komentar

  1. tamtam lagi bunting juga. makannya tambah banyak :D

    BalasHapus
  2. ternyata tidak manusia aja ya, yang gay :D

    BalasHapus
  3. udah bunting yang keberapa kali tuh mbak? suaminya jelas tak?:P

    BalasHapus
  4. ini bunting yg ketiga... yg dua kali anak2nya pada dimakan semua :D suaminya?? wah, mana saya tau, orang dia ganti pasangan mulu HAHAHAHAHA

    BalasHapus
  5. hauhahaha
    parah, parraahh..
    kucing aja udah kena disorientasi seksual =D

    BalasHapus
  6. makanya wit,,tinggal cari kucing yang lesbong deh :D

    BalasHapus
  7. kalau dipikir2, kayaknya lebih cocok kalau kucing nya LESBI, karena akan lebih meramaikan cerita. kalau HOMO kan pastinya kucing jantan, walaupun dia straight, tetep aja kan ga bisa bunting :D (kurang kerjaan mode : on)

    BalasHapus
  8. tp kan kalo kucingna lesbong tktna mlh rebutan bwt syapa yg ngamilin ankna :p

    BalasHapus
  9. salahkan kucing jantan yg rela mendonorkan spermanya (makin ngaco)

    BalasHapus
  10. hooo,,,gw ada ide mbak

    si kucing jantan mendonorkan spermanya ke pasangan kucing lesbong ini. Kan jadinya sama2 hamil. Terus si kucing betina tetap dapat berlesbong ria tanpa perlu ngerebutin buat hamil. Okeh kan ide gw ?:D

    BalasHapus
  11. masalah baru adalah anak mereka sungguh banyaaaaaaaaaakkk HAHAHAHAHAHAHA

    BalasHapus
  12. ga kebayang juga euy,,hamil bareng, ngelahirin bareng, anaknya oek2 bareng *eh,,emang bunyinya oek2ya?ahaha. tidak dikenal ayah dalam keluarga itu. adanya ibu1 dan ibu2 :D

    BalasHapus
  13. si tamtam kalau tau kita ngebahas beginian di sini pasti ngakak ampe anak2nya brojol HAHAHAHAHA

    BalasHapus
  14. huahahahaha,,, udah berapa bulan mbak si tamtam hamil? brojol karena bisa2nya membahas ilmu kucing, kucingology :D

    BalasHapus
  15. ga jelas juga berapa bulan. tamtam emang serba ga jelas... HIDUP GEJE!!!... masih melendung aja tuh perut hahahahaha

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Drama keberangkatan ke Chiang Mai

Setelah hampir 2 bulan, akhirnya saya memberanikan untuk menulis ini karena menurut saya pengalaman ini sangat memalukan sekaligus agak menyesakkan. Let's call it rejeki hanya sampai disitu saja dan rejeki pengalaman berharga.
Suami mendapatkan kabar pada bulan Juli kemarin bahwa akan dikirimkan ke Chiang Mai di bulan Oktober selama sebulan. Sontak saya gembira karena akhirnya akan kejadian juga tinggal di negara asing meski hanya sebulan. Sebenarnya suami mendaftar untuk pengiriman bulan Maret, setelah mengira tidak dapat jatah praktis kabar bulan Oktober ini sedikit mengejutkan. Mulailah pada saat itu saya malam-malam suka iseng membukan online travel apps semacam Traveloka, Tiket.com, dan pegi-pegi. Karena kami masih di Jogjakarta pada saat itu, kami memutuskan mulai agak serius memesan tiket nanti saja setelah kepulangan ke Jakarta pada bulan Agustus. Selain itu, kalau mencari tiket pada waktu itu saya juga tidak konsen karena otak saya masih terjejali rencana-rencana kunjung…

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …