Langsung ke konten utama

Film tanpa bahasa masa kecil

Kenapa gw bilang tanpa bahasa? ya karena gw nontonnya cuma liat gambar aja. Bahasanya ga ngerti,,soalnya bahasa inggris. Udah gitu ga pake teks bahasa Indonesia. Berhubung saat gw nonton itu masih sekitar SD kelas 1, wajarlah ya,,,:D.

Film-filmnya adalah :
  1. Toys Story
  2. Home Alone 1
  3. Home Alone 2
  4. Independence Day 1
  5. Twister
  6. Volcano
Karena gw tidak mengerti apa sih yang sebenarnya mereka omongkan, jadi tiap bagian banyak omongnya gw suka merasa bosan sendiri. Hahahahaha,,tapi Alhamdulillah gw ngerti jalan ceritanya meskipun ga komplit.

Akhirnya sempat juga nonton Home Alone 1, Home Alone 2, Independence Day1 jaman-jaman sekarang udah ngerti bahasa inggris. Walopun tanpa teks.ahahaha,,,Ternyata untuk film kocak model Home Alone lucu juga apa yang mereka omongkan :D

Komentar

  1. iya, dulu masa kecuil cuma bengong aja liat tivi berbahasa inggris -_-

    BalasHapus
  2. kalau saia liatnya bukan di tivi ding,,,dari vcr,,ahaha

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Stroller #1 Kriteria

Halooo,,
Wah parah setelah ngecek query,  ternyata udah lama banget ga nulis, terakhir sekitar setengah tahun lalu :o Yah baiklah, untuk kembali mengkatalis tingkat keproduktifan, mari mulai menulis kembali!
Seperti layaknya mak-mak lainnya, teruma first-mom-to-be, udah pasti euforia menunggu kelahiran si lucu-lucu. Hihi. Mulai dari shopping frenzy sampe riset mencari baby gear semacam ini #eaaa. Nah bagian mencari baby gear termasuk bagian favorit saya. Kenapa? Well, emang dari dulu sih hobinya ngeriset barang yang mau dibeli. Bahkan teman perempuan saya kalau mau cari gadget suka nanya saya merekomendasikan barang apa ke mereka. Dan saya dengan senang hati merisetkan barang-barang untuk mereka :D Salah satu hasil riset saya yang paling berhasil adalah Nikon D90. Mid rangecamera yang dari bertahun-tahun lalu gw beli sampe sekarang harga belinya relatif sama dan dinobatkan salah satu kamera paling versatile. Hihi.


Back to topic!

Holycow Steak: Cara menjadi Karnivora

Jarang-jarang saya ke daerah Bintaro, atau Tangerang Selatan dan sekitarnya. Jangankan ke daerah sana, ke daerah perkotaan Jakarta saja saya malas. Punya rumah di pinggiran, Cibubur dan lagi saya pun beraktifitas pada weekday bukan di Kota Jakarta, yang mana Alhamdulillah :D.
Jadi sekalinya ke daerah Bintaro, ya tadi dalam rangka mencari pengajian karena pengajian rutin biasa sedang libur. Bintaro bagi saya daerah suburban. Pemukiman. Kebiasaan saya memang senang melihat sekitar sampai akhirnya saya melihat plang restoran Holycow tepat di pinggir jalan Bintaro sektor 5. Berhubung saya sering melihat tweet ataupun instagram teman saya, Echa berkoar-koar tentang Holycow, spontan saya langsung menjadikan tempat itu untuk anceran makan siang. Buat kalian-kalian yang serta merta penggemar kuliner Jakarta, Bandung dan sekitarnya, segera follow twitter dan instagramnya. Reviewan objektif serta jitu yang akan kalian dapatkan serta kepuasan. *punten, I take the credit for you Cha, haha.
Saya …

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.