Langsung ke konten utama

Juno G VS YTR6335


Berhubung MBWG memiliki resolusi mengganti/memperbaharui alat yang sudah tidak layak pakai, maka tidak asing lagi jika banyak selebaran brosur alat brass ama harganya. Apa alat brass yang paling kecil?? Trompet. Jadilah saia iseng penasaran melihat harganya.
Dan ternyata,,,,,ngg,,setelah membaca harga-harga itu,,semakin mengerti lah gw kenapa alat-alat yang bercokol di ruang alat sudah berumur tua semua. Udahlah institusi yang menaunginya miskin, unitnya juga ga kaya.haha

Dan ternyata harganya,,,haha,,seharga kira-kira ama synth juno-g inceran gw. Sebenarnya gw lebih mengincar juno stage sih. Tapi apa daya,,bajetnya juga dari kantong sendiri, dan gw ga punya sebanyak itu. haha. Manstab ya,,padahal harga trompet yang gw liat itu termasuk yang murah (ga tau itu jadi mahal gara-gara kena pajak indonesia apa engga).
Trompet yang sekecil itu harganya sama dengan juno yang gede. Hahaha. Gara-gara fullbody logam semua sih,,ck,,ck,,

Komentar

  1. si juno bisa dinaikin ga? klo bisa, asik tuh, kaya emerson

    BalasHapus
  2. kaya emerson, dinaikin, ditusuk2 ama piso

    BalasHapus
  3. dinaikin oktafna?bisa2 aja.tapi kalo saia yamg puny ga bkal saia siksa pake tusukan.hehe

    BalasHapus
  4. nah, berapa harganya? bikin penasaran ajah

    BalasHapus
  5. ga ngertiii... bahasa apa sih ini?
    belande punya ya

    BalasHapus
  6. ga ah le,search aj, harga juno g. Lgsg ad kok

    BalasHapus
  7. kalo junot mah tau, sering dipukulin tuh ama anak2, hehe

    BalasHapus
  8. loh, junot bukanna si artis ya?kasian dpukulin :p

    BalasHapus
  9. iya net, justru itu, kita2 kesel ama artis yg punya tampang2 seperti itu, haha

    BalasHapus
  10. masih mendingan,,daripada tampang alay
    *rasisi mode on
    haha

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …

Pusat Perbelanjaan Purwokerto

Bukan orang asli maupun yang punya di keluarga, entah mengapa saya menulis rentetan blog seri Purwokerto ini bagaikan menulis Purwokerto 101 😉. Bagian yang pertama adalah dimana saja sih pusat perbelanjaan? You're living, you need place(s) to shop to fulfil your daily life. Standar, pusat perbelanjaan ada supermarket dan pasar tradisional.

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.