Langsung ke konten utama

Jazz Break!!

Padahal baru kenal si Mika dari Facebook semalam. Hahaha,,, gw iseng aja add dia soalnya dia ketua ITJazz, komunitas jazznya apres sekaligus ngisi jadi pembicara pas di pra event ITB Big Band Concert 2008 senin entar. Yang ga gw sangka ternyata dia  newcomer di dunia perjazzan juga.hehehe. Jadi gw ngobrolnya juga santai aja,, secara gw juga newcomer yang sangat amat baru.hahaha. Lumayan juga bisa tukar pikiran :D.

Nah,, tiba-tiba dia mengundang gw dateng ke acara jazz rabu nanti di bumi sangkuriang.  Wah,,jujur aja mik,,kalo gw lagi ga "dikejar-kejar", gw bakal dateng lah. Yah,,next time lah :D.

heran juga yah,,,gw yang beberapa bulan silam antipati banget ama jazz bisa lumayan tertarik menghadiri event jazz. Wkwkwkwkwk,,

Komentar

  1. Kyaaaa..
    Jazz kan juga enak Zen
    hihihihi

    aku dulu pertama kali buka MP malah gara2 temen2 Jazz..
    sekarang malah ganti ke pop..hwhwhw

    BalasHapus
  2. huahahahaha,,wah,,klo yang itu saiah no coment deh mbak dhin :D. Saiah terjebak ke perjazzan gara-gara iseng-iseng nyoba maen.hihi,,padahal awalnya benci loh :P

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Drama keberangkatan ke Chiang Mai

Setelah hampir 2 bulan, akhirnya saya memberanikan untuk menulis ini karena menurut saya pengalaman ini sangat memalukan sekaligus agak menyesakkan. Let's call it rejeki hanya sampai disitu saja dan rejeki pengalaman berharga.
Suami mendapatkan kabar pada bulan Juli kemarin bahwa akan dikirimkan ke Chiang Mai di bulan Oktober selama sebulan. Sontak saya gembira karena akhirnya akan kejadian juga tinggal di negara asing meski hanya sebulan. Sebenarnya suami mendaftar untuk pengiriman bulan Maret, setelah mengira tidak dapat jatah praktis kabar bulan Oktober ini sedikit mengejutkan. Mulailah pada saat itu saya malam-malam suka iseng membukan online travel apps semacam Traveloka, Tiket.com, dan pegi-pegi. Karena kami masih di Jogjakarta pada saat itu, kami memutuskan mulai agak serius memesan tiket nanti saja setelah kepulangan ke Jakarta pada bulan Agustus. Selain itu, kalau mencari tiket pada waktu itu saya juga tidak konsen karena otak saya masih terjejali rencana-rencana kunjung…

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …