Langsung ke konten utama

Jaga gua baik-baik ya!!

"Jaga gua baik-baik ya!"

Kalimat macam itulah yang hari ini sering banget gw keluarin. Tidak bosan-bosan kepada seseorang.
............
............
............

HUAHAHAHAHA. Semua itu gara si Teiza itu. Jadi ceritanya dia maenan di laptop Ijah, nama gamenya SPORE. Spore itu game kembangan Maxis. Jadi ya wajar aja model-model gamenya rada-rada kayak The Sims juga.
Kenapa namanya Spore? Ya itu,,jadi ada makhluk kecil semacam spora, bakteri, ato apalah makhluk bersel satu gitu. Jadi kita gerakin,,makan-makan, sampe akhirnya dia berevolusi, tambah gede, jadi bukan bersel satu lagi. Nah,,jadi pada akhirnya di gamenya masuklah sesi memodif dan Memberi nama makhluknya. Terus pas bagian enter name,,dengan semena-mena si Teiza memasukkan nama :

...Zeneth...

Gile tu anak,,,lah kata gw disamain ama makhluk kecil spora berflagel bertanduk dengan bentuk yang sangat serba tidak jelas dan menjijikkan itu. Ya jelas gw minta keadilan, si Radit denger. Bukannya malah membela gw yang berada di jalur yang benar malah membela si Teiza. Kacau. Yasudahlah,,gw langsung menuntut ini itu.

"Jaga gw baik2!"
"Jadiin gw karnivora,,jangan herbivora,,cupu ah"
"upgrade gw yang bener"

dan berbagai ujaran yang laen..

Terakhir,,pas gw mau cabut dari ruang alat,,gw kembali berujar,

"Awas lo! Jangan ampe gw mati!"

bah,,

Komentar

  1. hahahaha... kasian amat neth, jadi makhluk bersel satu... spore kurang menakutkan, virus aja lebih gaharrrr!

    BalasHapus
  2. ga cuma jadi bersel satu le. Kan di gamenya gw bakal terus berevolusi,,lama2 jadi segede semut, terus segede binatang di darat, terus maen perang2an ama clan laen, terus jadi alien. Gahar kan gw! :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …

Pusat Perbelanjaan Purwokerto

Bukan orang asli maupun yang punya di keluarga, entah mengapa saya menulis rentetan blog seri Purwokerto ini bagaikan menulis Purwokerto 101 😉. Bagian yang pertama adalah dimana saja sih pusat perbelanjaan? You're living, you need place(s) to shop to fulfil your daily life. Standar, pusat perbelanjaan ada supermarket dan pasar tradisional.

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.