Langsung ke konten utama

WInnetou I

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Westerns
Sebenarnya, VCD ni film bukan punya gw, tapi minjem ama si teddy pas itb expo kemaren. Berhubung gw rada sibuk minggu ini (sok banget sih lo net!), makana gw baru nonton sekarang.

Kalau diliat dari gambarnya,,,ketauan banget ini film super jadul. Yap,,ternyata dugaan gw tepat sekali. Pas gw liat di credit title, ni film diproduksi sekitar tahun 65 klo ga salah. Karena itu, gw ga akan ngomentarin gambarnya. Jadi yang akan gw tinjau jalan ceritanya aja.

Film Winnetou I sebenarnya merupakan saduran dari tetralogi Winnetou. Tepatnya WInnetou yang pertama. Berhubung bukunya rada tebal,,600-an halaman klo ga salah, yang ditampilkan cuma kisah2 pentingnya aja. Sesusai judulnya, secara keseluruha ni film bercerita tentang awal pertemuan antara Old Shatterhand (Charlie) yang seorang surveyor dan WInnetou, anak kepala suku indian Apache Mescalero.

Berhubung ini film sangat jadul,,jadi kita meninjau berdasarkan kejadulan sajalah. Penceritaannya cukup baik, kesan wild westnya juga dapet. Cuma apa mungkin gw udah baca tetraloginya sehingga gw menangkap filmnya hambar? Soalnya kan gw udah tau apa yang bakal terjadi. Ga ada perubahan plot line yang berarti. Tapi tetep aja gw menikmati filmnya kok. Dan satu lagi,,bayangan gw tentang Old Shatterhand, Winnetou dan Sam Hawkens ternyata tepat banget!hehehe,,,senang deh :D

Jadi,,bagi yang berminat tentang indian2 dan wild west,,gw menyarankan untuk menonton film ini

^_^

Komentar

  1. Komennya cuma jadul bin retro Neth :)
    Anyway, buku Winnetou tante ada yang sama Ineth ya??? atau nggak???

    BalasHapus
  2. enak aje!!
    sepertinya saia tak pernah minjem winnetou dah tan
    ih,,si tante mengada-ada

    hakhakhak

    BalasHapus
  3. Hiks Hiks maaf
    Yang bener, minjem Musashi and Life of Pi...
    Bener kan???
    :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …

Pusat Perbelanjaan Purwokerto

Bukan orang asli maupun yang punya di keluarga, entah mengapa saya menulis rentetan blog seri Purwokerto ini bagaikan menulis Purwokerto 101 😉. Bagian yang pertama adalah dimana saja sih pusat perbelanjaan? You're living, you need place(s) to shop to fulfil your daily life. Standar, pusat perbelanjaan ada supermarket dan pasar tradisional.

Kafe & Kuliner Modern Purwokerto

Banyak, banyak bangeeet! 😝. Entahlah, padahal rasanya tidak sesering itu saya mencari kuliner di luar. Dan dalam waktu sebulan, akhir pekan hanya terbatas 4 kali. Yang sangat saya tidak sangka selama di Purwokerto adalah betapa suburnya pertumbuhan kafe dan restoran modern disini. Mulai dari restoran keluarga, kafe nongkrong, kafe taman, comfort dining, hingga kafe dengan konsep unik. Harga rata-rata relatif lebih murah dibanding Jakarta, tetapi ada juga harga yang menyerupai di Jakarta. Rata-rata kafe banyak tersebar di daerah utara, yakni area Jalan Suharso, Bunyamin. Pokoknya dekat dengan area kampus Unsoed.