Langsung ke konten utama

Kenapa Menggunakan Nama Blog ini?

Maaf, tapi saya baru saja mengganti nama blog ini 😆.
Jadi, nama blog saya sebelum berganti menjadi zenethobarony adalah matzenn. Kenapa matzenn?


Matzen, adalah nickname yang saya dapatkan saat masa SMA. Entah bagaimana caranya saya pun lupa. Entah dapat dari orang lain, entah bikin sendiri. Yang jelas, selepas SMA nama matzen sendiri pun semakin populer disamping "juned", nama yang saya dapatkan dari teman-teman smp. Kadang-kadang teman kuliah saya memanggil saya dengan matzen, atau kalau malas ya "matjen" saja. Lama-lama saya pun merasa terbiasa. Ah sudahlah! 😂.

Lantas dibanding matzen, kenapa saya malah menggunakan matzenn dengan dua n?

Karena pada saat saya membuat akun blogspot yang ditujukan hanya untuk mengekspor konten multiply yang hendak hengkang dari pasaran dunia maya, saya terburu-buru dalam membuat nama blog. Di pikiran saya cuma menggunakan nama lengkap zenethobarony atau nama matzen itu. Karena saya sama sekali tidak berniat menjadikan blog serius atau apapun itu, saya pun lebih memilih menggunakan nama matzen. Niat saya dari pertama mencicipi dunia blog hanya murni buat senang-senang, foya-foya. Monetisasi blog?  Apa itu? I don't give a damn. Apalagi jaman dulu belum ada namanya influencer. Bisnis pada blog dan segala jenis sosial media juga belum santer terdengar. Nama matzen terkesan kasual, memang tidak ada tujuan sama sekali untuk terkesan formal dan serius. Mungkin sampai sekarang.

Pada saat bersamaan, saya juga membuat blog di kamar sebelah, wordpress. Blog wordpress saya dibuat dengan tujuan aktualisasi saya pada saat ingin menulis dalam Bahasa Inggris. Lebih serius, tidak slengean sama sekali. Jadilah nama zenthobarony.wordpress.com. Niatnya sih zenethobarony, namun entah saya lupa atau bagaimana, saat saya menginput zenethobarony, wordpress menyatakan bahwa nama itu sudah terambil. Siapa? Mungkin jaman dahulu sekali saya memang sudah pernah membuat wordpress dengan nama zenethobarony. Tapi saya tidak ingat sekali dan sangat malas melacak email yang digunakan sertas kata sandi-nya. Baiklah, jadinya saya terima saja dengan rezeki zenthobarony,

Kembali lagi kepada keterlibatan matzen pada blogspot ini. Pasti lah saya mendaftarkan nama matzen pada blog yang saya kehendaki ini. Tapi ternyata akses ditolak karena sudah ada yang menggunakan nama matzen. Sedih. Penasaran siapa gerangan yang telah mencuri nama incaran blog saya, maka saya segera mengetik matzen.blogspot.com pada layar pencarian dan saya menemukan ini.


Carlos? Siapa pula itu!
Ah, saya ingin cepat selesai, maka menambahkan n dibelakang matzenn adalah solusi temporal paling cepat yang saya temui.

Kebetulan tema hari ke-3 tantangan Blogger Perempuan Network adalah kenapa menggunakan nama ini. Saya jadi teringat nama blog saya yang "ngasal" ini. Maka untuk kepentingan yang lebih serius, maka saya ubahlah menjadi zenethobarony.blogspot.com. Alhamdulillah blogspot menerima nama ini!

Memang benar saya mungkin masih belum ada niat untuk monetasi blog ini. Namun, karena beberapa konten yang saya buat di blog ini adalah tulisan niat dan berbobot, maka tidak ada salahnya bagi saya untuk agak serius, dengan menemukan nama serius. Mungkin saya harus merelakan banyak orang tidak tahu bahwa saya merubah nama blog sehingga ketika mereka tidak menemukannya ketika mencari blog saya. Tapi kayaknya sih tidak ada yang mencari juga sih 😂. Yah, hitung-hitung dengan mengganti nama blog ini dengan nama depan dan akhir saya maka kalau ada yang menguntit saya via dunia maya dengan otomatis buka blog ini dan otomatis pula statistiknya bertambah haha.

Jadi, selamat datang zenethobarony.blogspot.com!
roll your sleeve and let's create such quality content.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Story of Hasan: Icip Kolam Renang Pertama

Selasa minggu lalu, 14 Maret 2016 untuk pertama kalinya Hasan icip-icip kolam renang. Saya tinggal di apartemen yang ada kolam renang di tiap towernya. Tapi baru kali ini setelah Hasan berusia 6.5 bulan ia icip-icip kolam renang. Kemana saja saya selama ini?
Oke.
Jadi sebenarnya niatnya adalah Hasan belajar berenang langsung nyemplung di kolam renang saat usia 6 bulan. Setelah berusaha mencari tempat les renang bayi, akhirnya saya menemukan 2 tempat les renang bayi di Jakarta. Aquatic Baby dan Anak Air. Keduanya dapat menerima bayi minimal berusia 6 bulan. Wah cocok ni pikir saya. Pada saat itu Hasan sudah berusia 5 bulan. Kemudian saya menghubungi Aquatic Baby perihal brosur. Ternyata eh ternyata, berhubung kelasnya terbatas jadi waiting list nya panjang benar. Masa term berikutnya Mei atau Juni, yang mana Hasan sudah berusia 9 atau 10 bulan. Oh iya, Aquatic Baby ini berlokasi di Bintaro. Informasi lebih lanjut mungkin bisa lihat di postingan ini.

Menjadi Istri PPDS: The Beginning

Hari ini, Rabu 25 Juni 2014 adalah hari pertama suami saya menjalankan kehidupan PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) setelah sehari sebelumnya briefing resmi baik dari departemen dan senior.



Apa yang berubah?