Langsung ke konten utama

5 Link Blog Favorit

Meskipun saya lumayan sering menulis blog, tetapi anehnya saya kurang suka melakukan blogwalking. Masuk ke blog biasanya ya hanya kalau artikelnya sedang relevan atau lagi dicari saja. Saya lebih suka membaca artikel berita atau buku. Tapi berhubung karena tema hari ini blogger favorit, baiklah saya akan mempersempit ruang spesifikasi dari kata "favorit", yaitu blog yang menarik dan langganan acuan saya jika mencari artikel.

1. Pangeran Siahaan

Saya bukan penggiat aktif twitter, tapi rasanya nama Pangeran Siahaan tidak asing di telinga. Ternyata setelah saya tahu, yang bersangkutan adalah presenter acara olahraga terkenal. Mengapa saya suka membaca blog-nya karena Pangeran menulis blog dalam Bahasa Inggris yang sangat baik. Diksi yang elegan dan struktur kalimat yang sempurna. Cara ia menulis cukup membuat saya kagum membacanya.

2. Rinaldi Munir

Rinaldi Munir adalah seorang dosen jurusan informatika di ITB. Karena almamaternya saya, jika ada suatu isu tertentu apalagi terkait kampus, teman-teman di Facebook suka banyak yang post link blog beliau. Otomatis saya jadi suka buka. Gaya penulisannya yang lugas cukup menarik bagi saya.

3. Lucie's List

Bermula dari zaman kehamilan saya. Layaknya ibu baru lainnya, waktu itu saya sedang getol-getolnya melakukan riset stroller dan carseat. Bagaimana reviewnya, apakah cocok dibeli dan apakah harganya pantas. Nah, kebetulan berdasarkan kata kunci yang saya  masukkan pada google, kerap kali mengarahkan saya pada Lucie's List ini. Website ini punya fitur menarik untuk subscribernya. Kita disuruh memasukkan berapa umur kehamilan atau perkiraan tanggal lahir janin. Nanti tiap seminggu sekali akan dikirimkan newsletter soal kehamilan minggu yang sedang kita jalani. Entah keadaan bayi, diet, kesehatan ibu, dan lain-lain. Menarik!

4. Car Crash Detective

Salah satu passsion saya adalah keselamatan anak selama berkendara dan penggunaan carseat bagi anak-anak. Nah, pemilik website tersebut adalah seorang ayah di Amerika Serikat yang menginvestasikan uang pribadinya untuk melakukan riset keselamatan dan melakukan ulasan carseat. Dan, semua carseat yang dia ulas dibeli atau dipinjam sendiri! Jadi benar-benar tidak ada keterlibatan endorsement terhadap keobjektifan ulasannya. Saya benar-benar terinspirasi dengan penulis. Semoga saya nantinya bisa seperti orang tersebut!

5. Carseat Blog

Carseat blog adalah website yang mengulas mengenai carseat dan segala fitur keselamatan tanpa harus memolesnya. Jadi kalau ada yang mereka tidak suka akan terang-terangan ditulis kekurangannya. Yang menulis adalah para orang tua yang memiliki anak juga pengguna carseat-carseat yang diulas. Saya suka website ini karena ulasannya benar-benar objektif dan tidak dijadikan sarana oleh para merk untuk menjual ulasan manis. Jadi seperti third hand reviewer.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Story of Hasan: Icip Kolam Renang Pertama

Selasa minggu lalu, 14 Maret 2016 untuk pertama kalinya Hasan icip-icip kolam renang. Saya tinggal di apartemen yang ada kolam renang di tiap towernya. Tapi baru kali ini setelah Hasan berusia 6.5 bulan ia icip-icip kolam renang. Kemana saja saya selama ini?
Oke.
Jadi sebenarnya niatnya adalah Hasan belajar berenang langsung nyemplung di kolam renang saat usia 6 bulan. Setelah berusaha mencari tempat les renang bayi, akhirnya saya menemukan 2 tempat les renang bayi di Jakarta. Aquatic Baby dan Anak Air. Keduanya dapat menerima bayi minimal berusia 6 bulan. Wah cocok ni pikir saya. Pada saat itu Hasan sudah berusia 5 bulan. Kemudian saya menghubungi Aquatic Baby perihal brosur. Ternyata eh ternyata, berhubung kelasnya terbatas jadi waiting list nya panjang benar. Masa term berikutnya Mei atau Juni, yang mana Hasan sudah berusia 9 atau 10 bulan. Oh iya, Aquatic Baby ini berlokasi di Bintaro. Informasi lebih lanjut mungkin bisa lihat di postingan ini.

Menjadi Istri PPDS: The Beginning

Hari ini, Rabu 25 Juni 2014 adalah hari pertama suami saya menjalankan kehidupan PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) setelah sehari sebelumnya briefing resmi baik dari departemen dan senior.



Apa yang berubah?