Langsung ke konten utama

Story of Hasan: Seputar Renang Hasan (lagi)

Hasan sudah semenjak lama menyicipi air kolam renang (well,, sebenarnya sudah tergolong telat sih), yakni saat ia berusia 5.5 bulan. Berhubung respon pertama Hasan menyenangkan, oleh karena itu saya menjadi sedikit lebih niat soal renang Hasan. Berbagai kolam sudah diicip termasuk kolam apartemen. Ambang batas mood Hasan saat renang juga sudah dicoba. Kerap kali saya memasukkan Hasan ke kolam renang saat ia sudah mulai mengantuk. Meski ia jadi tidak tertawa, tetapi ia tidak nangis! Bagi saya ini artinya respon Hasan terhada renang positif.




Saat 5.5 bulan itu, saya mulai mencari tahu dimana saja tempat belajar renang (underwater swimming) di Jakarta. Saya menemukan 2 tempat belajar renang yang cukup reliable dan memiliki testimoni bagus, Yaitu Aquatic Baby Indo dan Anak Air. Detil infonya bisa dilihat disini. Saya menghubungi Aquatic Baby, ternyata waiting list nya panjang! Saat kelas di buka Hasan sudah berusia 10 bulan, padahal mereka bisa menerima sejak usia 6 bulan. Tetapi saya tetap menghubungi dan mengatakan kalau saya berminat memasukkan Hasan ke kelas renang. Kemudian saya menghubungi via telepon Anak Air cabang Kebagusan dan Cibubur. Keduanya mengatakan kalau usia minimal bergabung adalah 8 bulan.

Minggu lalu, saya pergi ke Anak Air cabang Cibubur dalam rangka meninjau dan menyurvei. Saya ingin mengetahui lokasi renang, keadaan kolam, keadaan kamar mandi, keterangan les, biaya, instruktur dan lain sebagainya. Sebenarnya saya agak tidak puas karena mereka mengatakan kelas paling pagi untuk weekday adalah jam 10 pagi. Sudah panas saya rasa dan kasihan bayinya. Saya meminta apakah ada instruktur perempuan, dan mereka mengatakan ada dan pada saat itu instruktur perempuan untuk jam 10 pagi ada. Malah Hasan langsung disuruh untuk uji coba. Sayang tampaknya Hasan sedang tidak begitu siap dan saya belum menyiapkan perlengkakpan renang. Selain itu mereka menyarankan bayi menggunakan swim diaper, sementara saya belum kepikiran jadi belum menyiapkan sama sekali. Sistem pembelajaran di Anak Air adalah private, yakni one teacher one student. Untuk biaya 1 term yang berisi 4 pertemuan @30 menit untuk cabang Cibubur sebesar Rp 425.000 dan Cabang Kebagusan Rp 375.000. Ada juga setiap pertemuan @1 jam, tetapi itu untuk anak-anak sudah besar.

Hari ini, saya dikirimkan surel oleh pihak aquatic baby mengenai dibukanya pendaftaran waiting list. Mereka juga mengirimkan jadwal lengkap dari pendaftaran hingga dimulainya les. Ini jadwal lengkapnya.

11-25 April 2016                  : Open waiting list registration for term March 2016.
25 April 2016                       : Waiting list registration March 2016 closed.
Mid of June 2016                : New swimmers will be announced by phone or email.
                                           Booking form sent to new swimmers.
End of June 2016                :Return booking form for new swimmers.
                                           Re-application for new waiting list for next term.
Mid of July 2016                 : Sending welcome pack for new swimmers.
                                           Term July-September 2016 starts.

Wah ternyata kelas dibuka tengah Juli, Setelah bulan Ramadhan. Hasan sendiri pada saat itu sudah berusia 11 bulan. Sudahlah, saya tetap membalas form waiting list. Masalah konfirm atau ga itu kan bisa belakangan. Soalnya aquatic  baby ini waiting list panjang juga tiap term dibatasi, yakni 40 babies-parents/term. Soal biaya, tiap term ada 9 kali pertemuan, sekali setiap minggu dengan tiap pertemuan dibatasi 8 babies-parents. 1 term biayanya Rp 1.200.000. Lebih mahal sedikit dari anak air.

Kemudian saya tersadar bahwa aquatic baby ini berlokasi di Bintaro. HAHAHA yasudah nanti juga bisa dicancel xD.

Saya sendiri belum membicarakan perihal Hasan belajar renang dengan suami. Nanti jika ada kesempatan akan saya bicarakan. Toh Hasan juga belum genap 8 bulan hehe.

Hasan sudah memiliki baju renang sejak lama. Dan saya baru mencari soal swim diaper ini. Tampaknya saya akan beli online. Saya menemukan merk munchkin yang kiranya termasuk paling murah, Rp 135.000. Motif-motifnya lucu-lucu. Sebenarnya sih mau yang merk Charlie Banana, tapi mahal, Rp 195.000 :(.


Munchkin Swim Diaper


Sebelumnya, Hasan juga sudah menyetok pelampung. Saya meminjam pelampung leher milik sepupunya Hasan dan saya juga membeli pelampung badan untuk bayi. Suami tampak kurang sreg dengan pelampung leher, makanya saya membeli online pelampung badan. Biasanya sih Hasan berenang dipegang sama suami. Yah sekali-kali buat lucu-lucuan pakai pelampung. Biar Hasan dibawa ketengah kolam!


Pelampung badan
Pelampung leher


Dan malam ini entah karena gabut akhirnya ditiup juga itu pelampung hehe.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Story of Hasan: Icip Kolam Renang Pertama

Selasa minggu lalu, 14 Maret 2016 untuk pertama kalinya Hasan icip-icip kolam renang. Saya tinggal di apartemen yang ada kolam renang di tiap towernya. Tapi baru kali ini setelah Hasan berusia 6.5 bulan ia icip-icip kolam renang. Kemana saja saya selama ini?
Oke.
Jadi sebenarnya niatnya adalah Hasan belajar berenang langsung nyemplung di kolam renang saat usia 6 bulan. Setelah berusaha mencari tempat les renang bayi, akhirnya saya menemukan 2 tempat les renang bayi di Jakarta. Aquatic Baby dan Anak Air. Keduanya dapat menerima bayi minimal berusia 6 bulan. Wah cocok ni pikir saya. Pada saat itu Hasan sudah berusia 5 bulan. Kemudian saya menghubungi Aquatic Baby perihal brosur. Ternyata eh ternyata, berhubung kelasnya terbatas jadi waiting list nya panjang benar. Masa term berikutnya Mei atau Juni, yang mana Hasan sudah berusia 9 atau 10 bulan. Oh iya, Aquatic Baby ini berlokasi di Bintaro. Informasi lebih lanjut mungkin bisa lihat di postingan ini.

Baby Gear: Stroller #1 Kriteria

Halooo,,
Wah parah setelah ngecek query,  ternyata udah lama banget ga nulis, terakhir sekitar setengah tahun lalu :o Yah baiklah, untuk kembali mengkatalis tingkat keproduktifan, mari mulai menulis kembali!
Seperti layaknya mak-mak lainnya, teruma first-mom-to-be, udah pasti euforia menunggu kelahiran si lucu-lucu. Hihi. Mulai dari shopping frenzy sampe riset mencari baby gear semacam ini #eaaa. Nah bagian mencari baby gear termasuk bagian favorit saya. Kenapa? Well, emang dari dulu sih hobinya ngeriset barang yang mau dibeli. Bahkan teman perempuan saya kalau mau cari gadget suka nanya saya merekomendasikan barang apa ke mereka. Dan saya dengan senang hati merisetkan barang-barang untuk mereka :D Salah satu hasil riset saya yang paling berhasil adalah Nikon D90. Mid rangecamera yang dari bertahun-tahun lalu gw beli sampe sekarang harga belinya relatif sama dan dinobatkan salah satu kamera paling versatile. Hihi.


Back to topic!