Langsung ke konten utama

Ternyata mengalahkan Turki rumit :D

Berhubung pertandingan Spanyol VS Rusia entar lagi,,gw tulis sedikit kilasan pertandingan tadi dini hari.

Sesungguhnya gw ga nyangka kalau perlawanan Turki segitunya. Entah kenapa gw ngeliatnya para pasukan Bulan sabit bermain seperti kesurupan. Dan gw jadi mengerti kenapa begitu banyak pemain mereka yang mendapat akumulasi kartu kuning. Mereka bermain keras dan cepat. Awal-awal babak pertama mereka menguasai pertandingan. Konsentrasi pemain Jerman seperti terpecah. Beberapa kali pertahan Jerman di tembus dan pada akhirnya membuahkan sebuah gol untuk turki. Namun tidak berlangsung lama,,Schwensteiger membalas gol itu melalui corner kicknya Lahm. Tapi entah mengapa gw melihat tendangan Schwensteiger itu seperti tidak sengaja. Sampai akhir babak 1, skor tetap 1-1. Yang gw sayangkan, mengapa Sabri yang menabrak Lahm tidak diberi kartu kuning. Terlihat seperti kontroversif karena video penjegalan Lahm diputar berulang-ulang kali.

Menjelang babak kedua,,berbalik Jerman yang menguasai pertandingan. Tidak tahu kenapa, mungkin kelelahan karena seluruh pemain turki harus bermain full kecuali hanya bisa digantikan dengan 2 pemain. jerman memberikan serangan balik. Banyak peluang. Cuma gw menyayangkan, back Jerman masih suka kecolongan.gw mencatat 3 pemain. Tapi dua diantaranya yaitu Thomas hitzpelger dan Lahms alasannya bisa diterima karena mereka bermain juga suka nongol didepan. Itulah resiko back  berperan di depan. Tapi untunglah Lahm bisa lunas membayarnya. satu lagi titik yang lemah ada lah back jerman yang kepalanya luka saat kepalanya berantukan ama pemain turki.

Kali ini Turki bukan melawan ceska, atopun kroasia. Berbeda. Jerman terkenal memiliki kemampuan membalikkan keadaan dan mencetak gol dalam waktu yang mepet. Tapi bagaimana pun turki tetap luar biasa. Tapi entah mengapa, saya memandang sejauh pertandinganna jerman di Euro kali ini, belum ada aksi yang spektakuler. Ditengah-tengah. Maksudnya, mereka bermain bagus tapi konsistensinya bagus. Bukan permainan yang amazing tapi mengalami antiklimaks. Tapi, itulah ciri khas Jerman.

Berikutnya, siapa yang akan melawan Jerman di final. Apakah Spanyol atau Rusia? Sulit ditebak

Komentar

  1. yg td gw bilang tuh, serius net... ^^ v

    heh, kayanya ada bagian yg salah net, gol si schweini tuh dari serangan balik, dan melalui assist podolski

    turki kalah gara2 nyetak gol duluan...

    golnya lahm keren!! XD

    BalasHapus
  2. oh iya,,,budul,,,gw malah kebalik gitu nulisnya.haha,,entar gw perbaiki.
    Tapi rasanya benar ki,,coba turki ketinggalan,,kayaknya Jerman ga menang tuh (TIDAAAKKK!)
    yoha,,bisa gitu dia ngocek Rustu Recber
    ^_^

    BalasHapus
  3. Harusnya final itu Turki lawan Rusia. heheheheee .......... biar bingung yang masang taruhan

    BalasHapus
  4. wah,,,boleh juga tuh mbak,,entar di koran-koran yang jadi headline
    "para petaruh mengalami kebangkrutan besar-besaran"
    huahaha :P

    BalasHapus
  5. ah, yg keren terobosan satuduanya sih...

    kalo d PS2... abis nggocek pemain tngah bawa laham ke tengah...
    tahan L1+X,,
    tunggu Lahmnya sampe depan, awas telat dan kejebak offside
    pencet terobosan lambung, L1+Segitiga

    nah, shoot kaya gitu, gak ngerti gw mencetnya...
    kerennya disitu net...

    BalasHapus
  6. Huahahahahaha,,,,,, :P
    Gokil lo ki!!

    entar klo maen WE mau coba gw peragain deh! :P

    BalasHapus
  7. ah tapi sayang banget net, seperti yang udah gw bilang, tendangan lahm yg kaya gitu yg susah dipraktekin di PS

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Story of Hasan: Icip Kolam Renang Pertama

Selasa minggu lalu, 14 Maret 2016 untuk pertama kalinya Hasan icip-icip kolam renang. Saya tinggal di apartemen yang ada kolam renang di tiap towernya. Tapi baru kali ini setelah Hasan berusia 6.5 bulan ia icip-icip kolam renang. Kemana saja saya selama ini?
Oke.
Jadi sebenarnya niatnya adalah Hasan belajar berenang langsung nyemplung di kolam renang saat usia 6 bulan. Setelah berusaha mencari tempat les renang bayi, akhirnya saya menemukan 2 tempat les renang bayi di Jakarta. Aquatic Baby dan Anak Air. Keduanya dapat menerima bayi minimal berusia 6 bulan. Wah cocok ni pikir saya. Pada saat itu Hasan sudah berusia 5 bulan. Kemudian saya menghubungi Aquatic Baby perihal brosur. Ternyata eh ternyata, berhubung kelasnya terbatas jadi waiting list nya panjang benar. Masa term berikutnya Mei atau Juni, yang mana Hasan sudah berusia 9 atau 10 bulan. Oh iya, Aquatic Baby ini berlokasi di Bintaro. Informasi lebih lanjut mungkin bisa lihat di postingan ini.

Menjadi Istri PPDS: The Beginning

Hari ini, Rabu 25 Juni 2014 adalah hari pertama suami saya menjalankan kehidupan PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) setelah sehari sebelumnya briefing resmi baik dari departemen dan senior.



Apa yang berubah?