Langsung ke konten utama

Sedikit komentar mengenai match semifinal Euro

Huahahaha,,,mumpung pertandingan semifinal belum mulai (baca : nanti malam) :P

Mari kita lihat dari pertandingan pertama semifinal,, Jerman VS Turki. Kalau berdasarkan penggolongan yang gw buat,,berarti ini tim golongan 1 melawan tim golongan 3 (medioker). Lagi-lagi, banyak yang lebih mengunggulkan Jerman karena keunggulan materi dan pengalaman di ajang turnamen besar seperti Euro kali ini. Selain itu, Jerman juga memiliki mental juara yang jarang dimiliki oleh tim-tim besar di Eropa kecuali Italia. Tetapi tunggu dulu,,ada turki yang disinyalir memiliki mental yang hampir sama dengan Jerman. Hal ini terlihat dimana bisa mengejar ketertinggalan gol sampai menit-menit terakhir. Kemudian,, kekalahan mereka di pertandingan pertama tidak mempengaruhi langkah mereka. Hal inilah yang dapat disebut sebagai mental juara. Selain itu, kekuatan turki perlu dipikirkan juga,,dengan pemain dan kemampuan yang seadanya mereka dapat sampai ke semifinal. Perlu diperhatikan,,yang menjadi titik lemah Jerman adalah ketika mereka harus melawan tim-tim medioker seperti ini.
Menilik Jerman dari pertandingan semifinal kemarin? Rasanya tidak terlalu mengherankan apabila Jerman mengalahkan Portugal. Selain seperti kata Loew bahwa gaya permainan dan strategi portugal sudah jelas sehingga jerman sudah membuat strategi untuk mengantisipasinya, hal ini juga sudah sedikit terbukti seperti yang gw buat masalah  penggolongan di postingan sebelumnya.
Dan Turki??? Sangat mengejutkan mereka bisa mengalahkan Kroasia yang dinilai akan menjadi bintang di ajang Euro kali ini. Permainan penuh semangat dan tanpa kenal lelah dari Turki dapat membendung serangan kroasia. Dan yang mengejutkan ketika mereka membalas gol kroasia selang semenit di babak perpanjangan waktu. Luar biasa! Mental yang hebat. Jadi, rasanya tidak hanya keberuntungan saja yang membawa mereka lolos semifinal walaupun melalui penalti.


Berikutnya pertandingan kedua,,Spanyol melawan Rusia.
Kalau melihat dari Spanyol,,entah kenapa gw merasa ga yakin dengan mereka. Ketika pertandingan perempat final melawan Itali,,gw lebih melihat mereka menang karena faktor lebih beruntung dari Itali. Pada pertandingan kemarin, tidak terlihat siapa yang lebih unggul atau bermain lebih baik karena kedua belah pihak bermain dengan hati-hati. Menangnya Spanyol pun hanya karena Penalti. Tapi di pertandingan ini, gw salut dengan mental spanyol yang biasanya hancur-hancuran alias tidak bermental juara bisa menang adu penalti yang penuh tekanan melawan itali yang mentalnya juga baik. Mungkin, apabila Spanyol terus memperlihatkan performa mental yang seperti ini di beberapa pertandingan ke depan,,gw akan memasukkan spanyol di tim golongan 1.
Bagaimana dengan Rusia?? Faktor yang menarik dari Rusia ini adalah Guus Hiddink. Pelatih yang pernah membawa Korea Selatan, Spanyol dan Austrial cemerlang di ajang World Cup. Walaupun pernah kalah tragis dengan Spanyol pas penyisihan kemarin,,Rusia membuat suatu progresi yang sangat bagus. Puncak terakhir adalah ketika mereka mendamprat Belanda 3-1. Cukup tragis dan sadis mengingat Belanda tim besar dan bermain sangat cemerlang babak penyisihan. Disini ada Andrei Arshavin dan Roman Pavlyuchenko yang disinyalir sebagai bomber dan inspirator rusia. Entah apa yang akan dilakukan Hiddink terhadap skuad beruang merah di pertandingan nanti. Tidak ada yang bisa menduga

Karena itu,,gw menggolongkan kali ini hanya 2 saja :
1. Tim besar (Jerman, Spanyol)
2. Tim kejutan (Turki, Rusia)

Apakah pada Euro tahun ini yang memboyong piala adalah tim besar seperti biasanya? atau tahun ini akan ada Yunani baru lagi. Who Knows??

Sepertinya gw harus mengamini pernyataan Franz Beckenbauer bahwa tim-tim yang cemerlang di awal akan kandas di perempat final (namun sepertinya ini tidak berlaku bagi spanyol, setidaknya untuk saat ini)

Subjektif mode on :
biasanya menang atau kalahnya jerman bisa ditebak dari feeling gw. Pas kalah dari kroasia,,gw tidak tenang,,jedag-jedug. Pas lawan Austria, gw yakin tapi ragu-ragu untuk menang,kenyataanya jerman menang tipis. Pas lawan portugal, gw benar-benar santai,,kenyataannya menang. Dan sekarang gw santai menjelang pertandingan Turki. Akankah feeling gw terbukti?? Kita lihat saja,,semoga! [Amin!]

Komentar

  1. Jermannya menang .. Jermannya menang .. Jermannya menang ... *lari2 keliling ruangan*

    BalasHapus
  2. Nyoha!!!!! Senang,,senang!! ^_^. Akhirnya si kecil Lahm ngegolin juga :P

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …

Pusat Perbelanjaan Purwokerto

Bukan orang asli maupun yang punya di keluarga, entah mengapa saya menulis rentetan blog seri Purwokerto ini bagaikan menulis Purwokerto 101 😉. Bagian yang pertama adalah dimana saja sih pusat perbelanjaan? You're living, you need place(s) to shop to fulfil your daily life. Standar, pusat perbelanjaan ada supermarket dan pasar tradisional.

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.