Langsung ke konten utama

5 Rekomendasi Produk Kecantikan Dasar

Pada dasarnya, saya tidak terlalu senang menggunakan make up jika keluar rumah. Pun, kulit muka saya yang sensitif membuat saya tidak bisa dengan entengnya mencoba merk baru sana-sini. Jadi biasanya sekali ketemu yang nyaman ya bakalan tidak coba-coba yang lain. Sebagai contoh, cuma memakai face sheet mask Lululun dan Innisfree saja muka saya langsung bruntusan. Kulit saya yang sensitif ini juga membuat saya sering memakai produk kulit yang direkomendasikan dokter. Hanya sedikit produk kecantikan umum yang bisa saya pakai dan membuat kulit muka saya tidak berulah. Selain itu, saya menganut pemahaman kalau wanita dilarang ber-tabaruj di luar rumah. Jadi, produk-produk yang saya pakai pun sekarang ini tidak ada yang semacam produk-produk make up. Berikut berapa produk kecantikan dasar andalan saya yang beredar di pasaran.



1. Wardah Sunscreen Gel SPF 30

Salah satu sunscreen favorit saya setelah mencoba berbagai macam jenis. Saya memiliki tipe kulit berminyak. Biasanya tiap pakai sunscreen membuat kulit saya berminyak tidak enak. Nah pakai Sunscreen Wardah ini tidak begitu berasa berminyak. Yang saya senang adalah selain bersifat SPF 30, juga mengandung Aloe Vera yang membuat sensasi sejuk menthol di kulit. Wardah ini produk kecantikan lokal yang termasuk bagus. Harganya juga sangat terjangkau. 1 kemasan harganya cuma 30 ribu-an.

2. Clinique Brightening BB Cream

Kalau butuh buat kondangan dan pemakaian sehari-hari keluar rumah, BB Cream milik Clinique ini penolong sekali. Teksturnya ringan dan tidak berminyak sangat saya suka. Tone warna muka juga tidak jadi ngejreng berlebihan. Ini penting soalnya suami suka protes kalau pakai bb cream dan muka saya mendadak memutih berlebihan haha. Sayangnya BB cream clinique tidak terlalu menyamarkan noda muka. Tapi kalau memakai ini lagi dalam kondisi muka bagus, cuma ditutupin bedak aja bentukannya udah rapi. Suka! Muka saya yang sensitif juga termasuk aman memakai ini. Tidak breakout! Saya sangat menghindari breakout karena sekali kejadian lama hilangnya dan bekasnya cenderung awet 😔. Kekurangannya cuma harga yang agak mahal. 1 kemasan isi 30 ml seharga 450 ribu rupiah. Saya mengetahui produk ini dari sepupunyang kulitnya juga sama-sama sensitif berjerawat. Oh ya BB cream ini juga sudah mengandung SPF 29.

3. Pavettia Mineral Loose Face Powder

Produk lokal favorit lainnya yang saya suka! Pavettia ini menggunakan mineral yang telah bersertifikasi ecocert. Tersedia 3 pilihan warna: Rosy yang berwarna pinkish cocok untuk kulit putih, Latte berearna creamish cocok untuk kulit kuning langsat, dan Mocha berwarna brownish cocok buat kulit agak gelap. Saya pertama kali coba warna Latte. Kesan pertama suka banget. Coverage-nya natural, halus dan menyatu sekali dengan kulit meski tidak memakai BB cream. Bedaknya juga ringan di kulit dan tidak berminyak. Kekurangannya harganya agak mahal. Saya pertama mencoba edisi 5 gr seharga 115 ribu, sementara yang 12 gr lebih masuk akal harganya, 245 ribu rupiah.

4. Kiehls Butterstick Lip Treatment

Jika menginginkan pelembab bibir yang memberi warna natural dan meninggalkam kesan enak di bibir, Kiehls Butterstick lah jawabannya. Saya sudah mencoba banyak merk lip balm dan kebanyakan membuat bibir berminyak dan aneh. Butterstick ini minim meninggalkan kesan tidak enak tetapi rasanya bibir terhidrasi terus. Selain itu, butterstick ini memberikan tambahan warna sedikit untuk mencerahkan bibir. Jadi semacam pakai lipstik tetapi masih warna alami. Ada 6 pilihan warna: Naturally Nude, Simply Rose, Touch of Berry, Pure Petal, Pop of Peony dan Untinted. Saya pertama coba yang Pure Petal. Warna pink alami dan cerah. Saya suka! Sekali merasa cocok dengan Kiehls Butterstick, rasanya ingin mencoba warna yang lain. Mungkin berikutnya Simply Rose. Produk ini enak untuk pemakaian dalam dan luar rumah. Kekurangannya adalah harga yang sedikit mahal. 235 ribu 1 kemasannya.

5. Garnier Micellar Water



Pertama kali mencoba dari review blogger kecantikan inkaparamita.com yang mengulas bahwa Micellar Water ini make up cleanser yang biasa dia bawa-bawa kalau bepergian. Ternyata saat saya coba kulit saya cocok menggunakan varian untuk wajah berminyak. Tidak breakout. Teksturnya yang ringan kayak cuma mengilap dengan air saja. Kapas muka yang sudah diteteskan micellar water ini juga tidak usah diilap keras-keras. Cuma ditepuk make up langsung menempel. Benar-benar effortless. Biasanya saya 2 kali membersihkan. Sekali seluruh muka untuk membersihkan dan yang kedua kalinya untuk membersihkan sisi yang terlewat. Harganya juga murah, sebotol hanya 20 ribuan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Story of Hasan: Icip Kolam Renang Pertama

Selasa minggu lalu, 14 Maret 2016 untuk pertama kalinya Hasan icip-icip kolam renang. Saya tinggal di apartemen yang ada kolam renang di tiap towernya. Tapi baru kali ini setelah Hasan berusia 6.5 bulan ia icip-icip kolam renang. Kemana saja saya selama ini?
Oke.
Jadi sebenarnya niatnya adalah Hasan belajar berenang langsung nyemplung di kolam renang saat usia 6 bulan. Setelah berusaha mencari tempat les renang bayi, akhirnya saya menemukan 2 tempat les renang bayi di Jakarta. Aquatic Baby dan Anak Air. Keduanya dapat menerima bayi minimal berusia 6 bulan. Wah cocok ni pikir saya. Pada saat itu Hasan sudah berusia 5 bulan. Kemudian saya menghubungi Aquatic Baby perihal brosur. Ternyata eh ternyata, berhubung kelasnya terbatas jadi waiting list nya panjang benar. Masa term berikutnya Mei atau Juni, yang mana Hasan sudah berusia 9 atau 10 bulan. Oh iya, Aquatic Baby ini berlokasi di Bintaro. Informasi lebih lanjut mungkin bisa lihat di postingan ini.

Menjadi Istri PPDS: The Beginning

Hari ini, Rabu 25 Juni 2014 adalah hari pertama suami saya menjalankan kehidupan PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) setelah sehari sebelumnya briefing resmi baik dari departemen dan senior.



Apa yang berubah?