Langsung ke konten utama

It's a Wrap Up!

Hari ini, Kamis 19 Mei adalah hari terakhir tantangan One Day One Post selama 99 hari. Ya, ini adalah hari weekday ke-99 semenjak saya memulai tantangan ini di hari pertama. Senin, 4 Januari 2016 adalah hari pertama tantangan ODOP ini dimulai. 4 Januari adalah hari senin pertama di tahun 2016. Tidak terasa, sangat tidak terasa, 4.5 bulan telah berlalu. Postingan bersama saya mengenai hari dimana kelahiran Hasan. Postingannya bisa di baca disini.




33 hari pertama berhasil dilalui tanpa mengutang tulisan. 33 hari kedua berhasil dilalui dengan mengutan tulisan namun bisa ditunaikan dalam rentang 33 hari tersebut. 33 hari ketiga berhasil dilalui dengan,, 2 tulisan utang. Haha, tidak mengapa, mungkin saya akan mengambil semester pendek (aih, berasa kuliah aja ya, kuliah aja saya tidak pernah mengambil semester pendek). Hanya tinggal 2 tulisan kok. Alhamdulillah sudah ada di draft namun belum rampung. Tulisan utang pertama adalah tentang resensi serial tv terbaru favorit saya, The Man in the High Castle. Insya Allah tulisan dalam bahasa Inggris, jadi ada di blog wordpress saya Sementara tulisan satu lagi adalah catatan perjalanan saya dan Hasan ke pameran buku diskon Big Bad Wolf tempo hari. Tulisan tersebut akan melengkapi hari ke-88 yang kosong. Insya Allah. Minggu depan postingan saya yang bolong akan lengkap ya.

Sedikit komentar saya mengenai tantangan #ODOPfor99days. Berkesan, sangat berkesan! Saya yang sempat hiatus teramat lama di dunia blog akhirnya bisa unjuk gigi atau sekadar meredakan isi otak yang ribut dengan cara menulis. Mungkin tulisan saya jauh dari kata tulisan yang indah. Namun saya akan terus belajar, melatih otot menulis saya, dan tentunya melatih kemampuan menulis.

Apakah saya akan berhenti menulis setelah tantangan ini berakhir? Tentu tidak. Semoga tetap istiqamah. Mungkin tidak akan tiap hari menulis juga. Tapi semoga saya masih bisa rutin menulis. Masih ada writing short term goal yang haru saya penuhi. Masih ada beberapa lomba blog yang ingini saya ikuti. Tidak niat menang, cuma niat  menghasilkan tulisan yang baik dan (lumayan) berkualitas.

Dalam beberapa hari Insya Allah saya akan mengapdet tulisan ini dengan rekapan tulisan 33 hari terakhir beserta link langsung ke tulisannya.

So, wait for it!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Story of Hasan: Icip Kolam Renang Pertama

Selasa minggu lalu, 14 Maret 2016 untuk pertama kalinya Hasan icip-icip kolam renang. Saya tinggal di apartemen yang ada kolam renang di tiap towernya. Tapi baru kali ini setelah Hasan berusia 6.5 bulan ia icip-icip kolam renang. Kemana saja saya selama ini?
Oke.
Jadi sebenarnya niatnya adalah Hasan belajar berenang langsung nyemplung di kolam renang saat usia 6 bulan. Setelah berusaha mencari tempat les renang bayi, akhirnya saya menemukan 2 tempat les renang bayi di Jakarta. Aquatic Baby dan Anak Air. Keduanya dapat menerima bayi minimal berusia 6 bulan. Wah cocok ni pikir saya. Pada saat itu Hasan sudah berusia 5 bulan. Kemudian saya menghubungi Aquatic Baby perihal brosur. Ternyata eh ternyata, berhubung kelasnya terbatas jadi waiting list nya panjang benar. Masa term berikutnya Mei atau Juni, yang mana Hasan sudah berusia 9 atau 10 bulan. Oh iya, Aquatic Baby ini berlokasi di Bintaro. Informasi lebih lanjut mungkin bisa lihat di postingan ini.

Menjadi Istri PPDS: The Beginning

Hari ini, Rabu 25 Juni 2014 adalah hari pertama suami saya menjalankan kehidupan PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) setelah sehari sebelumnya briefing resmi baik dari departemen dan senior.



Apa yang berubah?