Langsung ke konten utama

Panggilan Senioritas

Kapankah saya memanggil seseorang dengan prefix kak/mas/teh/bang/dsb?


Angkatan


Usia saya 2 tahun lebih muda dibanding rata-rata teman seangkatan saya karena dahulu saya masuk SD saat 5 tahun dan sempat aksel saat SMP. Tetapi, sepanjang sejarah tidak pernah ada tuh teman seangkatan yang dipanggil "kak". Jadi tentu saja, teman yang saya panggilan dengan awalan "kak" pastinya ada di angkatan yang lebih tua dari saya


Keakraban


Tetapi ternyata tidak semua kakak kelas saya yang saya panggil dengan awalan "kak". Ada beberapa yang ya, ada beberapa yang langsung nama. Kategori kakak kelas di bagian ini adalah 1-3 angkatan diatas saya. Diatas itu sudah pasti pakai awalan, jauh bedanya, lebih dari 6 tahun hehe.


Ternyata yang mempengaruhi apakah saya memanggil orang tersebut memakai awalan "kak" adalah keakraban. Untuk orang yang baru pertama kali kenal sudah pasti saya memakai awalan. Mereka masuk ke kategori acquaintance, alias kenalan. Awal "kak" (and "teh" mostly nowadays) sebagai bukti rasa segan dan respek yang mana masih sangat dijunjung di negara ini, Namun kalau yang bersangkutan orang yang akrab? Oh, langsung panggil nama saja meski dia 5 tahun lebih tua dari saya hehe.

Dalam sebuah rentang skala dimana sisi paling kiri adalah kenalan dan sisi paling kanan adalah teman akrab, sisi tengah atau sisi diantara adalah sisi yang paling tidak konsisten. Ya, rekan-rekan yang berada di sisi ini dalam rentang keakraban versi saya panggilannya bervariasi. Ada yang memakai awalan, ada juga yang lanngsung nama saja

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Story of Hasan: Icip Kolam Renang Pertama

Selasa minggu lalu, 14 Maret 2016 untuk pertama kalinya Hasan icip-icip kolam renang. Saya tinggal di apartemen yang ada kolam renang di tiap towernya. Tapi baru kali ini setelah Hasan berusia 6.5 bulan ia icip-icip kolam renang. Kemana saja saya selama ini?
Oke.
Jadi sebenarnya niatnya adalah Hasan belajar berenang langsung nyemplung di kolam renang saat usia 6 bulan. Setelah berusaha mencari tempat les renang bayi, akhirnya saya menemukan 2 tempat les renang bayi di Jakarta. Aquatic Baby dan Anak Air. Keduanya dapat menerima bayi minimal berusia 6 bulan. Wah cocok ni pikir saya. Pada saat itu Hasan sudah berusia 5 bulan. Kemudian saya menghubungi Aquatic Baby perihal brosur. Ternyata eh ternyata, berhubung kelasnya terbatas jadi waiting list nya panjang benar. Masa term berikutnya Mei atau Juni, yang mana Hasan sudah berusia 9 atau 10 bulan. Oh iya, Aquatic Baby ini berlokasi di Bintaro. Informasi lebih lanjut mungkin bisa lihat di postingan ini.

Menjadi Istri PPDS: The Beginning

Hari ini, Rabu 25 Juni 2014 adalah hari pertama suami saya menjalankan kehidupan PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) setelah sehari sebelumnya briefing resmi baik dari departemen dan senior.



Apa yang berubah?