Langsung ke konten utama

Bye Bye Lone Star State, Welcome The Golden State

Kacau,,, jam biologis gw berantakan.
Ditambah stres ngedaftar mata kuliah

ahhh,,,
yasudahlah,,

Sebenarnya saiah ingin sedikit ngebanding-bandingin si star ama si golden ini. Karena saiah terlalu banyak membaca winnetou dan membuat terlalu sering membayangkan gurun prairie, jadinya si star lebih klop dengan saiah dibanding si golden. Karena terlahir sebagai orang pinggiran, maka saiah tidak jauh-jauh dari pinggiran. How come,, di aceh udah kota kecil, ga di kota lagi; di medan agak kota lah, di jakarta boro-boro, di bandung jelas pinggiran, di si star pun tetap pinggiran. ke downtown senasib ama di cibubur, maenan tol. dataran rendah luas pula. Walaupun anginnya seperti menampar dan kering kerontang. Karena baca winnetou pasti tidak jauh-jauh dari greenhorn nya. entah kenapa saiah senang saja dengan greenhorn, terlihat nyentrik tapi ok :D. Manusia di tempat si star fanatik. Seperti orang batak :D. Sayang, si stupidity presiden dari si star. si sebelumnya malah pernah ditembak juga di si star.

Bagaimana si golden? ah,,belum aja sehari. belum ke downtown. tapi sejauh memandang seperti latinos berkuasa, gaya bangunan kok gitu juga ya? Padahal sang kepala si bapak aktor. harga tanah terlihat mahal. Bensin juga mahal. Parah ya,,padahal si star lebih murah. tiga perempatnya malah. Kesenjangan sosialnya masih lebih rada-rada dari si Star. Apa karena gw masih berkelana di pinggiran ya? Teramat rapat, tipikal sang ibu kota saia. Mental manusianya lebih serobot dari si star, tapi si burung besi bertengger maen ketat2an. menyusahkan saja.

dasar orang ga ada kerjaan, malah ngebanding2in. tidur ah!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Story of Hasan: Icip Kolam Renang Pertama

Selasa minggu lalu, 14 Maret 2016 untuk pertama kalinya Hasan icip-icip kolam renang. Saya tinggal di apartemen yang ada kolam renang di tiap towernya. Tapi baru kali ini setelah Hasan berusia 6.5 bulan ia icip-icip kolam renang. Kemana saja saya selama ini?
Oke.
Jadi sebenarnya niatnya adalah Hasan belajar berenang langsung nyemplung di kolam renang saat usia 6 bulan. Setelah berusaha mencari tempat les renang bayi, akhirnya saya menemukan 2 tempat les renang bayi di Jakarta. Aquatic Baby dan Anak Air. Keduanya dapat menerima bayi minimal berusia 6 bulan. Wah cocok ni pikir saya. Pada saat itu Hasan sudah berusia 5 bulan. Kemudian saya menghubungi Aquatic Baby perihal brosur. Ternyata eh ternyata, berhubung kelasnya terbatas jadi waiting list nya panjang benar. Masa term berikutnya Mei atau Juni, yang mana Hasan sudah berusia 9 atau 10 bulan. Oh iya, Aquatic Baby ini berlokasi di Bintaro. Informasi lebih lanjut mungkin bisa lihat di postingan ini.

Menjadi Istri PPDS: The Beginning

Hari ini, Rabu 25 Juni 2014 adalah hari pertama suami saya menjalankan kehidupan PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) setelah sehari sebelumnya briefing resmi baik dari departemen dan senior.



Apa yang berubah?