Langsung ke konten utama

さようならドラえもん[SaYoNaRa Doraemon]: Goodbye Doraemon




Sebenarnya gw sedang ber youtube ria dalam rangka mencari tontonan buat persiapan bukpus TL. Ternyata gw melihat beberapa cuplikan tentang ending doraemon. Doraemon,,kartun sepanjang masa gw,,udah mulai nonton sejak tk ampe sekarang jam 8 di RCTI. Mungkin gw udah basi,, temen gw dah pernah mengkoar-koarkan masalah ending doraemon ini. Ada beberapa gosip endingnya. yang pertama ending dimana doraemon harus kembali ke masa yang akan datang kemudian nobita dengan besar hati membuktikan diri bahwa ia pria tangguh dan sanggup melawan doraemon, jadi doraemon dapat meninggalkan nobita dengan tenang. Dan ternyata endingnya benar-benar membuat gw menangis,,,hiks,,, T_T

I LOVE DORAEMON!

Komentar

  1. sori, tapi penasaran aja: hubungannya buka puasa dengan ending doraemon apaan? :P

    BalasHapus
  2. ga ada sebenarnya mas. cuma pas lagi searching2 tiba-tiba pengen nyari endingnya doraemon aja.loh,,tambah membingungkan,,huahaha :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …

Pusat Perbelanjaan Purwokerto

Bukan orang asli maupun yang punya di keluarga, entah mengapa saya menulis rentetan blog seri Purwokerto ini bagaikan menulis Purwokerto 101 😉. Bagian yang pertama adalah dimana saja sih pusat perbelanjaan? You're living, you need place(s) to shop to fulfil your daily life. Standar, pusat perbelanjaan ada supermarket dan pasar tradisional.

Kafe & Kuliner Modern Purwokerto

Banyak, banyak bangeeet! 😝. Entahlah, padahal rasanya tidak sesering itu saya mencari kuliner di luar. Dan dalam waktu sebulan, akhir pekan hanya terbatas 4 kali. Yang sangat saya tidak sangka selama di Purwokerto adalah betapa suburnya pertumbuhan kafe dan restoran modern disini. Mulai dari restoran keluarga, kafe nongkrong, kafe taman, comfort dining, hingga kafe dengan konsep unik. Harga rata-rata relatif lebih murah dibanding Jakarta, tetapi ada juga harga yang menyerupai di Jakarta. Rata-rata kafe banyak tersebar di daerah utara, yakni area Jalan Suharso, Bunyamin. Pokoknya dekat dengan area kampus Unsoed.