Langsung ke konten utama

Germany Strikes Back!!

Sebelum gw mengulas pertandingan Perempat Final antara Jerman dan Portugal tadi malam,,gw pengin menyampaikan mesej dulu :
@kiki "adrianbuffon" :
Apakah portugal tim yang lemah? :P
@"siriuslyelmo" :
Puas gw ngeliat tampang si CR7 kecewa!Hahaha :p Oiya,,gw nemu satu pemain portugal lagi yang serupa CR7. Tampang nyebelin, berusaha ngejegal pemaen jerman mulu, namanya Helder Postiga (yang nyetak gol kedua)
@Faris :
Sekali lagi gw salut ma lo. Dugaan lo benar2 tepat sekali. Lain kali gw konsultasi bola ama lo lagi deh :P
@Rahmat :
Tanx mat!:D ramalan lo tepat sekali. Testi lo di fs gw buktinya. hahaha. Gw yakin mat, itali bakal menggilas Spanyol. Jerman ama itali itu punya kesamaan. Melempem di awal, membuas di akhir. Lawannya juga sejenis ama jerman.
@Wahyu :
Huahahaha,,sesuai janji gw di forum yu! Akhirnya bisa menulis ulasan jerman yang menyenangkan fansnya :D

n.b : gw lagi 'damai' ama penggemar Itali :P

Sebenarnya gw rada khawatir dengan pertandingan perempat final ini. Kenapa? Jerman tidak akan memainkan Frings dan Loew selaku pelatih tidak dapat menemani mereka dipinggir lapangan. Cuma akhirnya gw ga khawatir sama sekali setelah ditolak kekhawatiran gw mentah-mentah ama 2 orang ini  :
Faris (Pra pertandingan) :
Ah,,Jerman pasti menang! kekhawatiran lo ga beralasan. Sejarah memenangkan Jerman.

Rahmat (Pasca pertandingan) :
Jerman maennya luar biasa! Udah gw bilang, jerman bakal menang karena memiliki pemain yang jauh lebih matang ketimbang Portugal.


Finally, Jerman adalah peserta pertama yang memenangkan tiket semifinal setelah menekuk lutut Portugal 3-2. Ada beberapa hal menarik disini. Di kubu jerman, absennya Joachim Loew dan Frings membuat Jerman berada dalam keadaan yang mengkhawatiran. Pasalnya, animo masyarakat menganggap mereka ada pun saat  babak kualifikasi, Jerman hanya tampil pas-pasan, tidak memuaskan. Lantas, bagaimana pengaruhnya dengan absennya mereka. Di sisi lain, Portugal tampil dengan sangat superior di laga-laga penyisihan grup. Selain itu, Luiz Felippe Scholari adalah pelatih yang membawa Brazil menuju kesuksean. Tidak hanya itu, ada CR7 yang dipercaya bakal menjadi pemain paling cemerlang di ajang Euro kali ini.

Yang mengejutkan, Jerman bermain dengan formasi sedikit berbeda (4-5-1) [CMIIW]. Dimana ditempatkan 5 gelandang dan satu striker tunggal (Klose). Selain itu, Jerman juga memakai strategi serangan balik (strikes back). Mereka bermain bertahan terlebih dahulu, setelah itu dengan cepat akan membalikkan keadaan dengan menyerang ke daerah lawan. Dengan demikian, Mario Gomez tidak dijadikan starter. Sebenarnya saiah sangat setuju dengan tidak dimainkannya Gomez. ia bermain sangat lamban dan tidak tajam. Disini juga akhirnya Bastian Schwesteiger dimainkan sebagai starter setelah melewati masa hukuman kartu merah. Terbukti, keputusan Loew tidak salah. Schwensteiger menjadi pemompa semangat Der Panzer. Podolski memberikan umpan silang yang cukup baik lalu Schwensteiger memberikan finishing yang cukup baik dan membuahkan gol pada menit ke-20. Kedudukan 1-0 untuk Jerman.
Sekitar 4 menit kemudian, lagi-lagi Schwensteiger berjasa dengan menjadi assist melalui corner kick yang membuahkan gol. Kali ini yang mengeksekusi adalah sang striker, Klose melalui sundulan. 2-0 untuk Jerman.
Portugal tidak mau kalah. lewat tendangan Nuno Gomez, sang kapten, berhasil menyarangkan gol ke gawang Lehmann pada menit ke-40. Kedudukan menjadi 1-2 untuk Portugal. keadaan tetap seperti ini hingga Half match berakhir.

Keadaan Babak kedua tidak jauh berbeda dengan babak pertama. Pertandingan berlangsung ketat. Begitu banyak peluang-peluang gol yang diciptakan dari kedua belah pihak. Akhirnya, dengan Schwensteiger yang lagi-lagi sebagai assist tendangan corner kick melambungkannya ke arah Ballack, lalu dengan sundulan terarahnya,  Ballack menjebloskan bola ke gawang Ricardo. Dengan ini, Jerman mantap mengukuhkan posisi dengan unggul 3-1. Namun sayang sekali, menjelang akhir dari full match, Asisten Loew mengganti Schwensteiger si kartu joker Jerman dan Klose dengan Clemens Fritz dan Jansen. Saya tidak mengerti kenapa mereka harus diganti. Yang jelas saya kecewa. Karena berdasarkan pengamatan saya, kedua pemain ini masih kurang berpengalaman dan lambat. Ternyata kekhawatiran saya terbukti dengan berhasilnya Helder Postiga menambah perolehan gol untuk Portugal pada menit ke-86. Entah mengapa, saia melihat semangat berapi-api di mata postiga. ia juga bermain sangat ngotot. Ia bermain keras, sebagai contohnya Tim Borowski yang dimasukkan di akhir-akhir sempat dijegal hingga terjatuh, namun sayang, ia tidak mendapatkan kartu kuning. Namun, gol Postiga belum dapat membalikkan posisi. Injury time 4 menit pun berakhir tanpa gol. Peluit ditiup panjang oleh wasit. Euforia terlihat jelas di wajah para pemain dan pendukungnya. Pertandingan ini ditutup dengan hasil 3-2 untuk Jerman. Sangat fantastis.

Mari kita tinjau sedikit mengenai pertandingan tadi malam. Ada seseorang yang mengeluhkan mengapa Portugal cukup mudah masuk ke area pertahanan jerman. Sebenarnya, koordinasi di lini belakang Jerman kali ini cukup baik. Semua orang tahu, CR7, Simao, Deco sangat cukup berbahaya dan berkali-kali mereka sangat mengancam gawang Jerman. Saya juga melihat gerakan mereka yang cukup cepat sehingga sangat susah untuk dibendung. Jika dengan koordinasi buruk Jerman akan pertahanannya, saya yakin, Portugal pasti akan berpesta gol dengan para gelandang dan strikernya. Namun, berkali-kali pula saya melihat ketika Portugal ingin melakukan eksekusi ke gawang Jerman, berkali-kali pula back Jerman seperti Friederich dan Lahm menghalau tendangan-tendangan tersebut. Oleh karena itu, Corner kick mereka dan serangan melalui sisi tengah mereka banyak gagal. Jerman kali ini patut diacungi jempol. Selain itu, serangan mereka cukup ampuh. Terlihat tidak banyak bola-bola yang salah oper, selain itu, umpan silang mereka juga cukup mengaumkan. Bagaimana dengan Portugal? Mereka tetap menggunakan strategi serangan balik. Namun, mereka kelihatan keteteran sekali dengan permainan Jerman. Seperti para pemain portugal mengikuti alur permainan jerman. Namun tetap saja, mereka bermain hebat.

Pada pertandingan berikutnya, Jerman akan menghadapi antara Kroasia dan Turki. Sejujurnya, pertandingan mereka dengan tim medioker seperti inilah yang lebih mengkhawatirkan saya ketimbang apabila Jerman melawan tim kuat (selain itali). Berdasarkan sejarah, Jerman memang sering kecolongan dan tim medioker ini sering menjadi batu sandugan Jerman. Entah siapa yang akan menang pada perempat final kedua. Tapi feeling saya yang sangat berpotensi adalah Kroasia. Benarkah?



Komentar

  1. BUWAHAHAHAHHAHAHHAHAHAHAHHAHAHAHHAHA
    HAHAHAHAHHAHAHHAHAHHAHAHAHAHHAHAHAHHA
    HAHAHAHAHAHHAHAHHAHAHHAHAHAHAHHAHAHAH
    HAHAHAHAHAHAHHAHAHHAHAHHAHAHAHAHHAHAHA
    HHAHAHAHAHAHAHHAHAHHAHAHHAHAHAHAHHAHAHA
    HHAHAHAHAHAHAHHHAHAHAHAHAHAHHHAHAHAHAHAHAH ...!!!!

    *kibar2 bendera Jerman*

    BalasHapus
  2. haha kocak banget temen lo yg diatas gw nih. (anyway, yg ngeluh back jerman itu gw bukan sih?) hoke zen,,, i trust in you ajalah kali ini, analisis lo dah terbukti oke sih haha... btw, mo ada koreksi, gomez yg jerman namanya mario gomez, iya ga? hehe. stuju gw, klo ni orang jgn pernah dipasang lg, kartu mati habis2an. sekian deh hehe...

    BalasHapus
  3. yang ngeluh back Jerman? siapa ya? :p. Ikuti perkembangan berikutnya di blog gw berikutna (promosi, sok jago gitu gw :P)
    ya ampun,,saiah salah tulis mario jadi Nuno,,haha,,parah. Mudah2an Jerman masuk Final. Amin! :p

    BalasHapus
  4. keren-keren-keren
    defense portugal mendadak kocar-kacir
    hebat-hebat-hebat
    serangan2 balik jerman bikin gue deg2an teruss
    fisik dan mental jerman, fiuhh....salut gue *keprok-keprok*

    BalasHapus
  5. Jadi bagaimana mbak dan? berminat menjadi fans Jerman? :D:P

    BalasHapus
  6. Eh,,,entar Jerman lawan Turki tuh? Entah kenapa gw lebih optimis ketimbang pas ngelawan kroasia :P

    BalasHapus
  7. prediksi lu 80% bener bro...
    jerman lolos nih lawan turki..
    kalo lawan kroasia kayanya nggak deh
    jerman mesti syukuran tuh ktemu turki...

    BalasHapus
  8. hahaha,,syukuran juga deh penggemarnya :P
    ki,,klo di euro ama WC, bola tu ga bundar2 amat. Entar deh klo euro dah slese gw beberkan beberapa fakta yang jarang orang ketahui di Euro dan WC. haha

    prediksi gw berikutnya, Spanyol kalah, terus itali ngalahin belanda. :P

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Story of Hasan: Icip Kolam Renang Pertama

Selasa minggu lalu, 14 Maret 2016 untuk pertama kalinya Hasan icip-icip kolam renang. Saya tinggal di apartemen yang ada kolam renang di tiap towernya. Tapi baru kali ini setelah Hasan berusia 6.5 bulan ia icip-icip kolam renang. Kemana saja saya selama ini?
Oke.
Jadi sebenarnya niatnya adalah Hasan belajar berenang langsung nyemplung di kolam renang saat usia 6 bulan. Setelah berusaha mencari tempat les renang bayi, akhirnya saya menemukan 2 tempat les renang bayi di Jakarta. Aquatic Baby dan Anak Air. Keduanya dapat menerima bayi minimal berusia 6 bulan. Wah cocok ni pikir saya. Pada saat itu Hasan sudah berusia 5 bulan. Kemudian saya menghubungi Aquatic Baby perihal brosur. Ternyata eh ternyata, berhubung kelasnya terbatas jadi waiting list nya panjang benar. Masa term berikutnya Mei atau Juni, yang mana Hasan sudah berusia 9 atau 10 bulan. Oh iya, Aquatic Baby ini berlokasi di Bintaro. Informasi lebih lanjut mungkin bisa lihat di postingan ini.

Baby Gear: Stroller #1 Kriteria

Halooo,,
Wah parah setelah ngecek query,  ternyata udah lama banget ga nulis, terakhir sekitar setengah tahun lalu :o Yah baiklah, untuk kembali mengkatalis tingkat keproduktifan, mari mulai menulis kembali!
Seperti layaknya mak-mak lainnya, teruma first-mom-to-be, udah pasti euforia menunggu kelahiran si lucu-lucu. Hihi. Mulai dari shopping frenzy sampe riset mencari baby gear semacam ini #eaaa. Nah bagian mencari baby gear termasuk bagian favorit saya. Kenapa? Well, emang dari dulu sih hobinya ngeriset barang yang mau dibeli. Bahkan teman perempuan saya kalau mau cari gadget suka nanya saya merekomendasikan barang apa ke mereka. Dan saya dengan senang hati merisetkan barang-barang untuk mereka :D Salah satu hasil riset saya yang paling berhasil adalah Nikon D90. Mid rangecamera yang dari bertahun-tahun lalu gw beli sampe sekarang harga belinya relatif sama dan dinobatkan salah satu kamera paling versatile. Hihi.


Back to topic!