Langsung ke konten utama

Analisis Tim-Tim perempat final berdasarkan sejarah

Karena sekarang sedang menjelang pertandingan-pertandingan perempat final,,tidak ada salahnya kalo kita membahas tim-tim tersebut berdasarkan golongannya. Ini berdasarkan percakapan gw dengan seorang teman bernama Faris Marino,, (pisss riss!) jadi kalau ada yang tidak berkenan, jangan salahkan gw,,salahkan dia saja,,hahaha . Ini merupakan uraian berdasarkan sejarah-sejarah pertandingan bola sebelumnya.

Gw membagi tim-tim tersebut menjadi 3 :
1. Tim Jerman, Itali
2. Tim Belanda
2. Tim Medioker : Kroasia, Swedia, Turki
3. Tim Spanyol, Portugal

Mari kita bahas satu persatu.
Tim nomor 1 adalah termasuk tim bermental juara. Dalam arti, tim-tim ini cenderung memiliki konsistensi yang memiliki definisi waktu yang lama. Sebagai contohnya, konstan mengikuti event besar seperti Euro ataupun Worldcup dan pencapaiannya tidak buruk-buruk amat. Dalam beberapa kasus, mereka sering terseok-seok di babak-babak awal. Tapi, di pertandingan2 berikutnya mereka akan menunjukkan performa yang baik.

Tim ke 2 adalah Belanda. Sebenarnya gw agak bingung harus menggolongkannya kemana. So that, gw bikin golongan sendiri. Belanda akan bermain cenderung konstan dalam jangka pendek. Dalam arti, mereka akan bermain konstan pada suatu event. Sebagai contoh, dalam Euro kali ini, mereka bermain dengan membantai. Mereka akan terus begitu sampai akhir pertandingan. Kecuali, mereka dihentikan oleh salah satu tim Jerman, Itali atopun medioker. Berdasarkan sejarah, hanya mereka yang bisa.

Tim ke 3 adalah Medioker. Gw ga ngerti-ngerti amat definisi medioker ini. Soalnya si Faris selalu tidak memberikan penjelasan yang menjawab. Jadi gw mendefinisikan sendiri. Tim-tim ini adalah tim kelas 2 yang mana tidak diunggulkan menjadi tim juara. Mereka sering membuat tim-tim besar kewalahan dan kecolongan. Selain itu, merekalah yang akan membuat kejutan-kejutan di setiap event pertandingan. Jadi, hati-hatilah tim besar terhadap mereka.

Tim ke 4 adalah tim Spanyol dan Portugal. Mohon maaf jika ada yang tidak berkenan dengan uraian saya. Seperti tulisan gw diatas,,salahkan saja si Faris kalau tersinggung (ampun Ris!). 2 tim ini adalah tim yang sering bermain bombastis di awal-awal event. Tapi akan melempem di pertandingan-pertandingan berikutnya. Kalau kasarnya kata si Faris,,ini merupakan tim-tim yang tidak bermental juara.

Jika ada yang bertanya setelah membaca uraian di atas,
  • Q : kok itali bisa menghentikan Belanda sih? padahal mereka kan kemarin dikalahin Belanda.
  • A : Itu hampir murni kesalahan Donadoni. Ramalan gw malahan itali akan menghentikan belanda di semifinal.
Ramalan gw,,tim yang akan juara adalah tim medioker, dimana kroasia menurut gw sebagai kandidat terkuat.

well,,Bola itu bundar. hasil pertandingan tidak bisa ditebak hanya dari sejarah atau hitung-hitungan di atas kertas. So, Let's enjoy the game!

Komentar

  1. tdnya gw cuman mau komen, eh malah jadi gatel posting :P

    BalasHapus
  2. huahaha,,,ternyata postingan gw menginspire orang buat posting juga :D

    BalasHapus
  3. gw gak niat mosting, tp karna udah mampir, so...
    heh, belanda tuh mm.. setuju sih...
    tp masuk ke tim bermental juara lah...
    define tim bermental juara() {
    ==> tim yang pernah juara
    }
    gampang toh
    jadi belanda masuk pertama dong
    tim yang udah pernah juara muncul aura-aura juara
    gw setuju portugal ama spanyol dimasukkan ke gol ke3
    karena emang mereka gak pernah juara..
    khusus buat spanyol, spanyol tuh paling boleh dibilang gak bermental juara...
    seperti tradisi mereka yang selalu mulus lolos dari babak penyisihan dan grup, tp langsung hancur di kemudian hari
    sampai event sepakbola terakhir, mereka belum bisa meruntuhkan tradisi itu

    PS: faris sopo??

    BalasHapus
  4. iya ki, sebenarnya gw juga mau masukin belanda ke nomor 1. Cuma disini gw pengen mengurai lebih detil aja, soalnya belanda beda ama 2 negara itu tipikalnya. tapi bisa gw golongkan ke nomor 1 untuk kasus euro aja, kalo WC sih ga bisa :D

    Spanyol ama portugal ga bisa dimasukkin ke medioker. Kalo medioker itu tim yang ga diharapkan ato dijagoin tapi mampu bikin gebrakan. Sementara spanyol ama portugal diunggulkan di awal tapi selalu mengecewakan ujug2nya.

    hahaha,,,faris itu adik kelas gw pas di smp. Gatau tuh,,kenal di Fs terus add YM :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Buku Nonfiksi Favorit

Tahun 2019 adalah titik balik saya untuk kembali banyak membaca buku setelah tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya hanya membaca 2-3 buku per-tahun. Miris bukan? Oleh karena itu, postingan kali ini saya dedikasikan sebagai bentuk apresiasi saya kembali membaca. Daftar buku dibawah juga berdasarkan daftar bacaan saya tahun 2018 yang selengkapnya bisa dilihat di goodreads saya. Kali ini saya akan coba merekomendasikan 5 buku non fiksi, tanpa sesuai urutan favoritnya.
1. Mindset: The New Psychology of Success - Carol S. DweckSuka penasaran tidak kenapa banyak anak kecil yang dianggap sebagai child prodigy kebanyakan hanya mampu mekar pada tempo waktu yang singkat. Biasanya saat mereka sudah dewasa, kiprahnya malah jarang terdengar. Akhirnya saya mengetahui alasannya setelah membaca buku ini.
Carol S. Dweck membagi pola pikir manusia menjadi dua: growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset adalah pola pikir yang mendorong kita untuk selalu berkembang. Sementara fixed mindset adalah …

Pusat Perbelanjaan Purwokerto

Bukan orang asli maupun yang punya di keluarga, entah mengapa saya menulis rentetan blog seri Purwokerto ini bagaikan menulis Purwokerto 101 😉. Bagian yang pertama adalah dimana saja sih pusat perbelanjaan? You're living, you need place(s) to shop to fulfil your daily life. Standar, pusat perbelanjaan ada supermarket dan pasar tradisional.

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.