Langsung ke konten utama

Dongeng gara-gara fisika (Part I) : Antara kupu-kupu dan mimpi

Klo yang ini sebenernya ga ada fisika2nya sama sekali. Tapi malah cenderung filsafat. Tapi gara2 ini juga didongengin ama guru gw,,jadinya gw masukin dah. gw cerita ulang,,dan pake embel2 dari gw. Tapi pake kalimat rada2 baku.haha

Tahukah kalian apa itu mimpi? Para orang-orang yang bersifat ilmiah mengartikan mimpi sebagai suatu proses dan tahap dalam tidur dimana terjadi perubahan bentuk metabolisme tubuhnya. Para orang-orang yang percaya mistis menganggap mimpi itu pertanda bagi sesuatu. Atau orang-orang biasa hanya menganggapnya sebagai bunga tidur belaka.

Jadi jaman dahulu, salah seorang filsuf kuno pernah bertanya2 pada dirinya sendiri. Ketika tidur, dia pernah bermimpi menjadi seekor kupu-kupu yang berterbangan. Setelah ia terbangun, tiba-tiba muncullah pemikiran seperti ini :
andaikata saya sedang bermimpi, maka saya merasakan mimpi itu benar2 nyata. Misalnya saya bermimpi saya sedang lari,,maka saya akan benar2 merasakan sedang berlari. Saya bermimpi sedang berpidato, maka saya merasakan sedang berpidato pula. Tapi tadi saya bermimpi menjadi seekor kupu. saya merasa benar2 mengepakkan saya sebagai seekor kupu-kupu. itu terasa seperti nyata, tetapi saya sekarang bangun pun juga terasa sangat nyata. Jadi, apakah saya adalah yang sekarang ini sedang bermimpi menjadi kupu-kupu, ataukah sebenarnya saya adalah seekor kupu-kupu yang sedang bermimpi menjadi yang sekarang ini?



TO BE CONTINUED,,,,

Komentar

  1. yoi, net... kita berfilsafat ria
    gw juga bingung kita nih sebenarnya nyata apa nggak sih.
    coba deh bayangan yang dipantulin ke cermin datar kan selalu maya, berarti kita tuh maya dong.
    satu lagi, dunia tuh sebenernya kebalik nggak sih? dunia kan nggak terbalik karena di retina bayangan di ubah menjadi nyata terbalik di perkecil kan?
    arghhhh... besok praktikum ttg lensa nih... jd bgini deh

    BalasHapus
  2. yang retina gw juga kepikiran tuh ki!!
    haha,,,semangat!!

    nantikan postingan gw berikutnya ya!
    :P

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baby Gear: Aprica Karoon Review

Sewaktu masih hamil hasan trimester kedua, saya udah mulai rajin buka tutup review stroller di pelbagai website. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk memilih stroller yang pas. Pertimbangan saya dalam memilih stroller dapat dilihat di artikel saya sebelumnya mengenai kriteria stroller disini. Melihat segala kriteria saya dan budget yang dimiliki, muncul beberapa shortlisted. Namun, ternyata alhamdulillah Hasan mendapat kado stroller dari Datuk Aya. Berhubung dikadoin, saya mah pasrah apa aja. Apalagi lebih mahal dari budget kita hehe. Stroller yang dikasih Aprica Karoon. Seperti ini penampakannya.

Story of Hasan: Icip Kolam Renang Pertama

Selasa minggu lalu, 14 Maret 2016 untuk pertama kalinya Hasan icip-icip kolam renang. Saya tinggal di apartemen yang ada kolam renang di tiap towernya. Tapi baru kali ini setelah Hasan berusia 6.5 bulan ia icip-icip kolam renang. Kemana saja saya selama ini?
Oke.
Jadi sebenarnya niatnya adalah Hasan belajar berenang langsung nyemplung di kolam renang saat usia 6 bulan. Setelah berusaha mencari tempat les renang bayi, akhirnya saya menemukan 2 tempat les renang bayi di Jakarta. Aquatic Baby dan Anak Air. Keduanya dapat menerima bayi minimal berusia 6 bulan. Wah cocok ni pikir saya. Pada saat itu Hasan sudah berusia 5 bulan. Kemudian saya menghubungi Aquatic Baby perihal brosur. Ternyata eh ternyata, berhubung kelasnya terbatas jadi waiting list nya panjang benar. Masa term berikutnya Mei atau Juni, yang mana Hasan sudah berusia 9 atau 10 bulan. Oh iya, Aquatic Baby ini berlokasi di Bintaro. Informasi lebih lanjut mungkin bisa lihat di postingan ini.

Baby Gear: Stroller #1 Kriteria

Halooo,,
Wah parah setelah ngecek query,  ternyata udah lama banget ga nulis, terakhir sekitar setengah tahun lalu :o Yah baiklah, untuk kembali mengkatalis tingkat keproduktifan, mari mulai menulis kembali!
Seperti layaknya mak-mak lainnya, teruma first-mom-to-be, udah pasti euforia menunggu kelahiran si lucu-lucu. Hihi. Mulai dari shopping frenzy sampe riset mencari baby gear semacam ini #eaaa. Nah bagian mencari baby gear termasuk bagian favorit saya. Kenapa? Well, emang dari dulu sih hobinya ngeriset barang yang mau dibeli. Bahkan teman perempuan saya kalau mau cari gadget suka nanya saya merekomendasikan barang apa ke mereka. Dan saya dengan senang hati merisetkan barang-barang untuk mereka :D Salah satu hasil riset saya yang paling berhasil adalah Nikon D90. Mid rangecamera yang dari bertahun-tahun lalu gw beli sampe sekarang harga belinya relatif sama dan dinobatkan salah satu kamera paling versatile. Hihi.


Back to topic!